header_ads

UN SD Terganggu Proyek WC

Kegiatan ujian sekolah SDN Cijujung 01 terganggu puing sisa proyek Disdik 

Sejumlah 12 pengawas ruang ujian, guru sekolah dan 101 siswa sekolah dasar neger (SDN) Cijujung 01 Kecamatan Sukaraja merasa tidak nyaman saat apel pengarahan menjelang ujian sekolah (US). Pasalnya, sisa puing pengerjaan proyek pembangunan kamar mandi dan water closed (KM/WC) bertebaran di halaman sekolah. 

Kepala SDN Cijujung 01, Drs.M.Gajali,M.Pd mengeluhkan keberadaan puing - puing sisa proyek yang dibiarkan berserakan di halaman sekolah sejak dua bulan lalu. "Jujur saja pihak sekolah kebingungan harus bagaimana menyingkirkan puing tersebut karena tidak ada alokasi dana sekolah untuk itu," ungkapnya, Senin (19/5) 

Dirinya menilai pihak pemborong  tidak bertanggung jawab terhadap pekerjaannya yang tidak tuntas dengan baik, sehingga mengganggu kegiatan belajar mengajar dan ujian sekolah. Pihak sekolah tidak tahu sejauh mana status proyek tersebut hingga pekerjaan pembangunannya terbengkalai. "Pemborong tidak pernah memberitahukan kenapa proyek ini terlantar, yang ada malah menyisakan puing membuat sekolah kami kumuh dan rawan bagi pelajar SD terhadap kawat dan paku yang menghampar," keluhnya. 

Terpisah, Ketua Gerakan Pemuda Pendukung Pembangunan (GP3) Wilayah Cibinong Raya, Rahmat Gunawan secara blak-blakan menuding pemborong proyek Wc CV.Terang Cahaya Anugerah mengerjakan proyek penunjukan langsung asal jadi tidak sesuai perencanaan, bahkan sudah menuai banyak masalah lingkungan. "Banyak protes dari berbagai pihak kepada pemborong yang bernama Kristin, semua sudah diungkap ke publik bahkan ke media massa, tapi sampai saat ini tidak ada respon sama sekali," jelasnya.  

Dirinya mendesak kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor TB.Luthfi Syam, agar melakukan blacklist kepada pemborong ini dan pemborong nakal lainnya supaya kualitas pembangunan yang menggunakan uang rakyat itu kualitasnya baik serta dapat mendukung kegiatan belajar mengajar di sekolah. (ice) 

Diberdayakan oleh Blogger.