header_ads

Linguaphone.id

Sensus Ekonomi Temui Kendala Rumah Kosong

Tim PCL Alami Kendala Rumah Kosong

Para petugas pencacah lapangan (PCL) pada Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bogor mulai bergerak menyambangi rumah warga, warung dan pengusaha untuk disodori quisioner Sensus Ekonomi 2016.

Kordinator Sensus Ekonomi 2016 Kecamatan Sukaraja, Budi mengatakan tugas yang dilaksanakannya sejak tanggal 1 Mei sampai 30 Mei mendatang adalah melakukan kordinasi dengan Petugas Pengawas Lapangan (PML) dalam mengawasi kinerja PCL di lapangan untuk menghimpun data warga sesuai blok sensus yang ditetapkan BPS Kabupaten Bogor.

"Satu Desa terdiri dari satu PML yang mengawasai PCL selama menjalankan tugas pendataan di setiap blok sensus. Setiap blok sensus terdiri dari 4 PCL yang bertugas mendata warga di satu Rukun Warga," katanya saat mengawasi PCL di Jalan Bougenville - Alamanda Desa Sukaraja, Senin (2/5/2016) pagi. 

Dirinya menyampaikan banyak PCL yang keluhan PCL mengenai banyaknya rumah warga kosong ditinggalkan penghuninya bekerja, termasuk banyak pula anggota keluarga yang enggan mengisi quisioner lantaran awam informasi adanya program sensus ekonomi tahun ini.

"PCL kami mengeluh banyak rumah warga yang terkunci karena bekerja. Ada pula yang belum berkenan mengisi data quisioner dengan alasan menunggu suaminya pulang kerja. Tapi, kita tidak putus asa karena PCL akan kembali lagi pada sore harinya kerumah tersebut supaya target pendataan mencapai target," ungkapnya.

Untuk diketahui, Badan Pusat Statistik (BPS) melaksanakan Sensus Ekonomi 2016 guna menghimpun data klasifikasi baku lapangan Indonesia (KBLI) yang terdiri dari 19 kategori usaha, meliputi Industri, Real Estate, Perhotelan, dan sebagainya melalui penyebaran petugas PML dan PCL disetiap Desa dan Kelurahan seluruh Indonesia. (ICE)
Diberdayakan oleh Blogger.