header_ads

Puluhan Karung Sampah Konveksi Dibiarkan Cemari Tebing


BERDALIH LIMBAH KONVEKSI UNTUK PENAHAN TEBING LEUWIKOTOK
Dugaan pencemaran lingkungan hidup akibat adanya pembuangan puluhan karung berisi sisa bahan konveksi sepatu di sepanjang tebing jalur alternatif dua desa, ditanggapi oleh pihak Pemerintah Kecamatan Sukaraja Kabupaten Bogor. 
Mewakili Camat Sukaraja, Komandan Tramtib Kalis Suharno mengaku pihaknya baru mendapatkan laporan adanya pembuangan limbah bahan sisa konveksi disepanjang tebing Legok Nyenang - Leuwikotok.Dirinya langsung menerjunkan personil untuk melakukan kroscek ke lokasi. 
"Kita sudah cek ke lokasi tebing itu, tapi ternyata tidak ada protes warga dan indikasi pencemaran lingkungan. Sebab, limbah konveksi itu dimasukan kedalam karung dan disusun disepanjang tebing untuk mengantisipasi longsor," katanya, Kamis (19/5) pagi.
Menurutnya, persoalan ada atau tidaknya pencemaran akibat limbah itu perlu kordinasi terlebih dahulu dengan pihak Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Bogor, apabila keberadaan limbah itu berpotensi pencemaran maka pihak Kecamatan Sukaraja sesuai arahan pimpinan akan mengambil langkah - langkah yang diperlukan.
"Jadi, sementara ini kita hanya bisa bilang dugaan saja karena karung - karung itu diletakan di sepanjang tebing untuk tujuan mengantisipasi longsor tanah disitu yang labil. Yang penting karung - karung itu harus tertutup rapat sehingga limbah bahan sepatu tidak berceceran," jelasnya. 
Kepala Bidang Sengketa dan Pemulihan Lingkungan pada BLH Kabupaten Bogor, saat hendak dikonfirmasi tim peliputan belum dapat dihubungi. (als) 


Diberdayakan oleh Blogger.