header_ads

Linguaphone.id

Oknum Ojek Intimidasi Angkot Korbankan Pelajar


OJEK INTIMIDASI SOPIR ANGKOT, PELAJAR SMP SUKARAJA 02 JALAN KAKI  
Nasib ribuan pelajar Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 02 Sukaraja mengharapkan beroperasinya angkutan kota (angkot) 44 bagaikan pungguk merindukan bulan. Pasalnya, bertahun - tahun belum terealisasi layanan trayek angkot di jalur Kandang Roda - Sentul Sirkuit. 
Annisa pelajar kelas 9-F mengeluh dirinya bersama teman sekelas tak jarang harus berjalan kaki sejauh lebih dari dua kilometer dari sekolah sampai kediamannya yang terletak di belakang Pasar Ciluer Desa Cijujung. 
"Kalau berangkat sekolah saya diantar oleh Bapak saya, tapi pulang sekolah mau ga mau jalan kaki bareng teman sekelas, sebab Bapak ga bisa jemput karena bekerja. Kalau naik ojek sekali jalan ongkosnya Rp8000,- ke Cijujung," katanya Dibenarkan Eka rekan sekelas yang rumahnya berdekatan, Selasa (24/5) 
Tepisah, Sumarsan guru IPS menjelaskan angkot 44 jurusan Kandang Roda - Belanova Sentul pernah ada di tahun 2011, akan tetapi belum sampai setahun jumlah angkot tinggal 6 armada yang melintas hingga sekarang nyaris tidak ada satu pun angkot yang mau mengangkut pelajar. 
"Dari 1200 Siswa kami sebagiannya  ada yang tinggal di Kelurahan Nanggewer, Asrama Bekang Cibinoing, Desa Sentul dan Desa Kadumanggu serta Jalan Pahlawan Citereup mererka butuh transportasi angkot karena murah dibandingkan ongkos ojek motor. Tapi sampai sekarang tidak satu pun angkot yang mau melayani mereka," keluhnya di amini Komite Sekolah, Endang. 
Hal senada diutarakan Wakil Kepala Sekolah bidang K-7 Sigit Hardiyana semula ada 6 armada angkot yang bersedia mengangkut para siswa tapi sekarang tidaka ada sama sekali semenjak ada intimidasi dari oknum pengojek motor kepada para sopir angkot 44 tersebut. Hampir seluruh siswa akhirnya memilih diantar orang tua, berlangganan ojek motor bahkan tidak sedikit yang mengendarai sepeda motor walau belum memiliki surat ijin mengemudi (SIM). 
"Bukan arena penumpang dijalur ini sepi, buktinya buruh pabrik dan umum lainnya diangkut angkot mulai dari pangkalan kearah Belanova. Nah, sejak tahun 2011 saya dengar sopir angkot 44 dilarang menaikkan dan menurunkan penumpang di depan sekolah oleh oknum tukang ojek yang biasa mangkal disini," jelasnya. (als) 


Diberdayakan oleh Blogger.