header_ads

Linguaphone.id

Kawasan Puncak Bogor Macet Itu Hal Biasa

Kawasan Puncak Bogor Macet Itu Hal Biasa 

Rekayasa sistem satu arah di jalur Puncak diberlakukan berdampak antrian panjang hingga ke wilayah Kota Bogor. Akibat sejumlah pengemudi beralih ke Kota Bogor. Akibat hal tersebut, daerah Baranangsiang Kota Bogor dari arah pintu keluar tol hingga Tugu Kujang dan Jalan Otto Iskandar Dinata (Otista) Kota Bogor mengalami kemacetan parah. 

Wali Kota Bogor, Bima Arya menyatakan, hari pertama libur panjang akhir pekan ini tercatat sedikitnya sekitar 20 ribu kendaraan memasuki Kota Bogor. Dia bersama Kapolres Bogor Kota AKBP Andi Herindra memantau langsung kondisi arus lalu lintas. 

Sedangkan Pihak Kepolisian sudah melakukan antispasi di hari libur panjang degan mengerahkan 760 personil untuk mengatur lalu lintas. “Adanya pertambahan volume kendaraan menyebabkan ruas jalan di Kota Bogor, terutama Jalan Pajajaran yang menuju Tajur macet parah,” kata Bima, Kamis (5/5/2016).

Terpisah. Pemerhati Lingkungan Puncak Bogor, Soenyoto mengungkapkan bahwa kalau tidak macet namanya bukan Puncak Bogor, sebab fenomena kemacetan arus lalu lintas disekitar kawasan Puncak Bogor merupakan hal biasa. Pemandangan ini kerap ditemui saat akhir pekan maupun sepanjang hari libur nasional. 

"Macet disini adalah hal biasa, yang luar biasa adalah belum adanya bukti komitmen para pejabat dan anggota dewan yang selama ini gembar - grmbor akan melakukan penataan kawasan Puncak Bogor. Mereka berjanji dikala menjelang Pilkada dan Kampanye saja, akan tetapi setelah duduk masih dikursi empuk ya lupa dengan janjinya," ungkapnya.

Dari hasil pantauan, antisipasi pun dilakukan dengan mengerahkan seluruh petugas DLLAJ dan kepolisian di titik kemacetan. Selain itu, juga dilakukan rekayasa arus lalu lintas di Ekalokasari demi mengurai kemacetan. Pemantauan akan terus dilakukan hingga Ahad (8/5). -red
Diberdayakan oleh Blogger.