header_ads

Linguaphone.id

Kantor Pertanahan Bogor Diminati Para Calo

Penerima Kuasa Enggan Disebut Sebagai Calo 

Kendati sudah diberlakukan pendaftaran dan kepengurusan sertifikat tanah satu pintu sesuai standar operasional dan prosedur (SOP), namun muka lama para calo masih terlihat berkeliaran melancarkan praktik di Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor.

Seorang calo inisial FH yang cukup lama melancarkan bisnisnya merasa keberatan disebut sebagai calo. Dirinya mengaku hanya memberikan jasa kepada orang yang ingin mengurus seritifikat tanah atau rumah. "Ini kerja sampingan saja tapi lumayan hasilnya kalau banyak order. Kalau ada yang minta bantuan saya siap tidak mematok harga jasa, sepantasnya saja biar sama-sama enak," kata pria paruh baya ini, Senin (9/4/2016).

Dirinya selama ini bertindak selaku penerima kuasa dibekali surat kuasa yang ditandatangani bersama diatas materai 6000, pemilik rumah atau tanah yang ingin mengurus sertifikat selaku pemberi kuasa. "Surat kuasa mutlak harus ada, lalu saya urus berkas dari Kelurahan/Desa, Kecamatan dan mengawal proses pemberkasan sampai sertifikat diterbitkan. Sekitar 6 bulan lamanya baru terbit sertifikat, bahkan bisa setahun tergantung siapa petugasnya," tambahnya.

Pantauan dilokasi, sejumlah calo yang wajahnya sudah tidak asing lagi mudah ditemui di area masjid, kantin dan lobi depan Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor yang terletak di Jalan Raya Tegar Beriman, Cibinong. (als)
Diberdayakan oleh Blogger.