header_ads

Linguaphone.id

Angka Kemiskinan Jabar Mencapai 9 Persen

Kemiskinan karena faktor pendidikan warga. 

Angka kemiskinan di Jawa Barat yaitu hanya mencapai 9 persen. Hal ini terungkap pada Rapat Kordinasi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) se-wilayah BKPP IV Priangan Barat. 

Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar mengatakan angka dari BPS lebih kecil dari rata-rata nasional. Namun karena jumlah penduduknya banyak yaitu 46 juta jiwa, angka tersebut terbilang cukup besar. Untuk menekannya perlu adanya evaluasi menyeluruh terhadap program-program pengentasan kemiskinan dan penguatan sinergi antara Pemerintah Provinsi dengan Kabupaten Kota. “Kita akan adakan evaluasi menyeluruh dan harus mengidentifikasi dulu angka tersebut apa persoalannya,” kata Wagub. 

Beberapa faktor yang mempengaruhi angka kemiskinan menurutnya, bisa karena faktor rendahnya pendidikan, akses pekerjaan yang sulit, kesehatan atau minimnya keterampilan. “Ini penanganannya akan berbeda,” ujar Wagub usai membuka Rakor TKPK di Balai Rehabilitasi Lahan dan Konservasi (BRLK) Dinas Kehutanan Jabar Jatinangor Sumedang, Selasa (10/05/2016). 

Selain itu, efektifitas penggunaan anggaran menjadi perhatian penting, sebab saat ini anggaran untuk pengentasan kemiskinan dari pemerintah pusat maupun daerah terbilang cukup besar, namun belum berdampak optimal. Selain upaya dari pemerintah diperlukan juga perubahan mental dari masyarakatnya sendiri. Sebab, itulah modal sosial yang dapat menghilangkan kemiskinan kultural. (red)
Diberdayakan oleh Blogger.