header_ads

Peringatan Hari Diabetes 2016

Peringatan Hari Diabetes, Promosi Hidup Sehat  

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Barat Netty Heryawan menuturkan penyakit diabetes saat ini menjadi ancaman bagi kualitas kesehatan masyarakat Jawa Barat. Sehingga harus terus dikampanyekan dan diedukasi kepada masyarakat tentang bahaya penyakit diabetes.

"Salah satunya dengan cara menjemput bola seperti ini dengan mendatangi kerumunan kumpulan masyarakat, sehingga akan ada efek domino dan pelipatgandaan pengetahuan," lanjut Netty pada Peringatan Hari Kesehatan Sedunia dan Hari Diabetes Nasional Tahun 2016 di Care Free Day Dago (Hotel Geulis), Minggu (24/4/2016).

Manfaat yang dirasakan, utamanya dapat membangun kesadaran di tengah masyarakat untuk menjaga kesehatan khususnya mencegah, mengobati dan melawan diabetes. "Sebenarnya Jawa Barat ini merupakan provinsi yang pola makannya sudah mendukung mencegah diabetes dengan perbanyak makan sayur, lalap dan buah" ungkapnya.

Namun saat ini jumlah penderita diabetes masih tinggi tetapi dapat dicegah dan diobati manakala melakukan deteksi dini dan mengubah pola perilaku. Dengan mulai hidup sehat, makanan yang seimbang, melakukan aktifitas fisik dan mengurangi makanan cepat saji yang mengandung banyak kalori.

"Oleh karena itu saya menghimbau warga Jawa Barat, mari bersama-sama kita wujudkan masyarakat yang sehat, cerdas dan terdidik. Dengan mencegah, mengobati dan melawan setiap jenis makanan yang dapat menjerumuskan pada penyakit diabetes. Dengan menjadi Jabar Kahiji bukan saja di PON XIX dan Peparnas XV tetapi dalam berbagai ruang pembangunan lainnya" pungkasnya. 

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Alma Lucyati menerangkan penyakit diabetes ini dapat dicegah, diobati dan dilawan. "Solusinya menjaga berat badan tetap ideal, melakukan aktifitas fisik secara teratur,  konsumsi lebih banyak sayur dan buah, hindari konsumsi alkohol dan tidak merokok, cek kesehatan secara teratur dan berobat sesuai dengan resep dokter" ujarnya. (red)
Diberdayakan oleh Blogger.