header_ads

Forum Bank Sampah Siap Suksekan PLH 2016

Persiapan Pekan Lingkungan Hidup (PLH) 2016

Puluhan pengelola Bank Sampah di Cibinong Raya mengalami kendala prasana pendukung dan pemasaran hasil daur ulang sampah ornganik dan non organik. Permasalahan yang dihadapi 25 pengelola Bank Sampah ini akhirnya dibahas dalam kegiatan sosialisasi Kampung/Rw Ramah Lingkungan bertempat di aula Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Bogor, Jum'at (22/4/2016) pagi. 

Pengelola Bank Sampah Unasa Cilebeut Timur Kecamatan Sukaraja, Ny. Isti mengeluhkan sulitnya pemasaran produk daur ulang yang dihasilkan oleh para anggotanya, sehingga saat ini stok produk yang belum sempat dipasarkan masih tersimpan digudang Bank Sampah Unisa. "Produk kerajinan dari bahan baku daur ulang sampah rumah tangga berupa tas cantik, taplak meja, ikat pinggang, vase bunga dan beragam cindera mata kurang diminati dan nilai jual masih rendah. Kita berharap BLH memberikan solusi," keluhnya. 

Disaat bersamaan, Ny.Onny pengelola Bank Sampah Rawa Panjang Kecamatan Bojonggede berharap para pengelola Bank Sampah melalui forum saling berbagi strategi pemasaran. "kita seharusnya saling berbagi pengalaman bagaimana pengelolaan dan pemasaran, misalnya jejaring sosial maupun kerjasama koperasi," katanya. 

Sementara Kepala Sub Bidang Pengembangan Kemitraan Lingkungan,  Susi Yulianti menegaskan kepada para pengelola Bank Sampah memegang komitmen meningkatkan pengelolaan sampah sampah rumah tangga dan mewujudkan RW yang ramah lingkungan.

"Peningkatan kapasitas sumber daya manusia sangat penting untuk menjawab permasalahan, dan BLH siap memberikan pendampingan terbentuknya Bank Sampah Induk," tegasnya. Dirinya juga meminta kepada setiap Bank Sampah mempersiapkan produk yang lebih inovatif berbahan dasar dari sampah daur ulang untuk dipamerkan pada Pekan Lingkungan Hidup tingkat Kabupaten Bogor di halaman Kantor Kecamatan Leuwiliang pada 30 Mei 2016 mendatang.  (bili)
Diberdayakan oleh Blogger.