header_ads

Sensus Ekonomi Tahun 2016

Sosialisasi Sensus Ekonomi 1-31 Mei 2016 

Masyarakat di minta turut menyukseskan Sensus Ekonomi Tahun 2016 yang akan dilaksanakan selama satu bulan, mulai dari tanggal 1 hingga 31 Mei 2016 mendatang. BPS Kabupaten Bogor juga akan menerjunkan sebanyak 7334 petugas yang telah dilatih dan dibina selama satu bulan. 

Pemerintah Kabupaten melalui Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bogor gencar melakukan sosialisasi program Sensus Ekonomi (SE) Tahun 2016 kepada ratusan Pegawai Negeri Sipil (PNS) bertempat di Hotel Lor In Sentul Babakan Madang, Selasa (26/4/2016).  

Kepala BPS Kabupaten Bogor, Erwan Syahriza mengatakan kegiatan ini dalam rangka meningkatkan pemahaman masyarakat pentingnya Sensus Ekonomi 2016, dimana hasil data yang terhimpun akan bermanfaat pada pemetaan potensi pembangunan Kabupaten Bogor serta memberikan kontribusi positif terhadap PDRB Kabupaten Bogor. 

"Sensus Ekonomi 2016 ini merupakan Sensus Ekonomi yang rutin dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali. Ini merupakan Sensus Ekonomi yang ke empat yang sebelumnya telah dilakukan pada tahun 1986,1996, dan 2006. Pada SE 2016 ini ada 19 sektor jenis usaha yang akan didata yakni, Pertambangan dan Penggalian, Industri Pengolahan, Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas, dan Udara Dingin,Pengadaan Air, Pengelolaan Air Limbah," jelasnya. 

Dirinya menjelaskan Pengelolaan dan Daur Ulang Sampah, Aktivitas Remediasi, Konstruksi, Perdagangan Besar dan Eceran, Reparasi dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor, Pengangkutan dan Pergudangan, Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan Makan Minum, Informasi dan Komunikasi, Aktivitas Keuangan dan Asuransi, Real Estat, Aktivias Profesional, Ilmiah dan Teknis, Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna Usaha, Pendidikan, Aktiivas Kesehatan Manusia dan Aktivitas Sosial, Kesenian, Hiburan, dan Rekreasi, Aktivitas Rumah tangga yang memperkerjakan pekerja domestic, Aktivitas Pelayanan Lainnya, serta Aktivitas  Badan Internasional. 

"Masyrakat atau pengusaha akan disodorkan beberapa pertanyaan seperti, Nama Usaha/Perusahaan, Alamat Usaha/Perusahaan, Kegiatan utama Usaha/Perusahaan, Status badan usaha, Jumlah tenaga kerja, Jaringan perusahaan, Nilai pengeluaran usaha, Nilai pendapatan usaha, Permodalan, dan Kendala dan Prospek usaha. Kerahasiaan kami lindungi oleh Undang-Undang No. 16 Tahun 1997 Tentang Statistik, maka kami tegaskan kepada seluruh masyarakat atau pelaku usaha untuk bisa memberikan jawaban dan data apa adanya," pintanya. 

Dilokasi yang sama, Kepala Bidang Ekonomi pada Badan Perencanaan dan pembangunan daerah (Bappeda) Kabupaten Bogor, Wawan Haryono mengatakan hasil data Sensus Ekonomi ini sangat dibutuhakan untuk memetakan berbagai potensi di setiap wilayah yang ada di Kabupaten Bogor, sehingga setiap wilayah dapat dikonsep dengan baik perencanaan pembangunannya. 

"Sehingga, tidak ada jenis usaha yang tinpang tindih yang akhirnya tidak memberikan kontribusi baik terhadap peningkatan Laju Ekonomi mmasyarakat di Kabupaten Bogor. Tidak hanya itu capaian Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Bogor melainkan pula kita bisa mengetahui kontribusi dari usaha apa yang paling besar memberikan dampak terhadap pembangunan Kabupaten Bogor,” paparnay dihadapan peserta. (ICE)
Diberdayakan oleh Blogger.