header_ads

Lebaran.id

Walikota Bogor Canangkan PIN Polio 2016

Walikota Bogor Canangkan Pelaksanaan PIN Polio 2016 

Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio yang serentak dilaksanakan pada Selasa (8/3) diresmikan langsung Walikota Bogor di Posyandu Kecubung Mekar, Ciheuleut RT 01/08 Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor. Sekitar 100 anak usia (0-59 bulan) diberikan vaksin tetes polio yang dibuat sendiri dari Indonesia. Ditemani sang istri Yane Ardian, Bima Arya  mengawal langsung terselenggaranya PIN Polio ini.

Walikota Bogor Bima Arya mengatakan, dirinya meminta kepada seluruh aparatur wilayah yakni camat dan lurah untuk memaksimalkan waktu seminggu Selasa (8/3) sampai Selasa (15/3) nanti dalam memantau PIN Polio. 

Hal ini karena terdapat 1051 pos pin yang tersebar tidak hanya di posyandu, PAUD, puskesmas,  saja namun juga ada di Mal dan Pasar dengan target 95.311 bayi dan balita se-Kota Bogor. "Sebenarnya di Kota Bogor sudah bebas polio sejak lama dan itu harus dipertahankan," tegas Bima.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor Ade Sarip Hidayat mengatakan, PIN Polio ini digelar dalam rangka membuat anak Indonesia menjadi sehat dan tentunya terbebas dari penyakit polio. Dirinya menghimbau hal ini jangan hanya sekedar seremonial saja tetapi juga dilaksanakan dengan baik. Apalagi jumlah balita di Kota Bogor cukup besar. Sehingga pemantauan tiap kelurahan oleh para aparatur wilayah perlu dilakukan untuk memastikan setiap bayi dan balita melakukan vaksin polio. 

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor Rubaeah menuturkan, bagi orangtua yang anaknya di vaksin polio kemudian dalam waktu enam jam mengalami gejala muntah-muntah, tidak perlu khawatir karena itu merupakan efek samping yang wajar dari vaksin ini. 

"Namun, hal itu sangat jarang sekali terjadi apalagi vaksin polio sekarang dilakukan oleh tim medis kesehatan. Sementara, bagi bayi atau balita yang mengalami gejala, Dinkes Kota Bogor sudah mempersiapkan Rumah sakit rujukan yakni RSUD Kota Bogor dan RS PMI. Biaya tercover jika memang terbukti sakit akibat dari vaksin," pungkasnya. (Erick)


Diberdayakan oleh Blogger.