Header Ads

Publikasi Kinerja Pelatihan Budidaya Tanaman Pangan Pendukung Pajale Bagi Bintara Pembina Desa Tahun 2016

Publikasi Kinerja Kegiatan Pelatihan 
Budidaya Tanaman Pangan Pendukung Pajale 
Bagi Bintara Pembina Desa (Babinsa)  
. 
Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana 
Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan 
(BKP5K) Kabupaten Bogor 
Tahun 2016 
. 

Pembangunan pertanian yang berkelanjutan merupakan keharusan dalam pemenuhan kebutuhan pangan, memperluas lapangan kerja serta mengentaskan kemiskinan. 

Sejarah telah membuktikan hasil gemilang atas program dan motivasi yang tinggi para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dalam mendukung keberhasilan pembangunan pertanian khususnya keberhasilan dalam pencapaian swasembada beras pada tahun 1984 yang mengantarkan bangsa Indonesia memperoleh penghargaan dari Badan Dunia FAO sehingga dapat merubah citra semula sebagai Negara pengimpor beras menjadi negara pengekspor beras terbesar di dunia. Namun keberhasilan pencapaian swasembada beras tersebut tidak dapat dipertahankan seiring dengan penurunan kinerja dari para penyuluh pertanian. 

Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BKP5K) Kabupaten Bogor pada Tahun 2016 melalui Kegiatan Pelatihan Budidaya Tanaman Pangan Pendukung Pajale melaksanakan pelatihan Babinsa sebanyak 400, Kegiatan ini mendukung penciri termaju No. 2 : Penduduk Miskin Turun menjadi 5 persen dan No. 11 : Laju Pertumbuhan Ekonomi Melebihi Laju Pertumbuhan Ekonomi Provinsi dan Nasional dan Prioritas No. 2 : Peningkatan Daya Saing Perekonomian Daerah dan Pengembangan Pariwisata dengan fokus peningkatan produk daerah berorientasi agribisnis. 

Kegiatan Upaya Khusus peningkatan produksi Padi, jagung dan Kedele merupakan upaya yang dilakukan Pemerintah dalam rangka mendukung program Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN). Kabupaten Bogor melalui salah satu Program Pendukung Program Pajale, Kegiatan tersebut di titik beratkan kepada pendampingan UPSUS dan pengumpulan data, pelaporan, Upaya - Upaya tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pangan yang terus meningkat sejalan dengan pertambahan jumlah penduduk. 


Pembukaan Dan Pengarahan Kepala BKP5K Kabupaten Bogor dan
Komandan Kodim 0621/Kabupaten Bogor dalam kegiatan Pelatihan Babinsa


Landasan Peraturan

Landasan peraturan yang dijadikan dasar pelaksanaan kegiatan Pelatihan Bintara Pembina Desa (Babinsa) adalah: 
  1. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4437); 
  2. Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2006 tentang Sistem Penyuluhan Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan (Lembaran Negara Tahun 2006 Nomor 92, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4660); 
  3. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah, Pemerintah Daerah Provinsi, dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota (Lembaran Negara Tahun 2007 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4737); 
  4. Peraturan Presiden Nomor 9 Tahun 2005 tentang Kedudukan, Tugas, Fungsi, Susunan Organisasi dan Tata Kerja Kementerian Negara Republik Indonesia juncto Peraturan Presiden Nomor 62 Tahun 2005; 
Maksud dan Tujuan

1. Maksud
Maksud dilaksanakannya kegiatan Pelatihan Bagi Babinsa adalah untuk memberdayakan dan mengoptimalkan pontesi Sumber Daya Manusia Pertanian di Kabupaten Bogor.

2. Tujuan
Tujuan dari dilaksanakannya kegiatan Pelatihan Babinsa adalah untuk meningkatkan kompetensi Babinsa dalam melaksanakan Pendampingan kegiatan Upsus Pajale 

Keluaran

1. Output
Output dari pelaksanaan kegiatan Pelatihan Babinsa adalah jumlah Babinsa yang mengikuti bimbingan teknis sebanyak 400 orang.

2. Outcome
Outcome dari pelaksanaan kegiatan Pelatihan Babinsa adalah cakupan bina wilayah pendampingan Upsus Pajale mencapai 95 persen.

Lokasi Kegiatan 

Kegiatan pelatihan Babinsa dilaksanakan di lingkungan Kantor BKP5K Kabupaten Bogor sedangkan Praktek di laksanakan kelompok tani. Para peserta berasal dari Babinsa yang tersebar di 40 Kecamatan. 

Pelaksaanaan Kegiatan 

Pembukaan Kegiatan pelatihan di buka oleh Ka BKP5K drh, H. Soetrisno ,MM. Materi yang disampaikan dalam kegiatan pelatihan Babinsa komposisinya 50 persen teori dan 50 persen praktek, yaitu : Kebijakan Upsus Pajale, Pendidikan Orang dewasa , komponen Dasar Pengelolaan Tanaman Terpadu (PTT), Komponen Pilihan PTT, Pengendalian Hama penyakit,Penenganan Panen dan Pasca Panen,  narasumber untuk kegiatan ini dari Sekolah Tinggi Penyuluh Pertanian Cibalagung Bogor (STPP). 


Kegiatan Pelatihan Budidaya Tanaman Pangan Bagi Babinsa (komposisi 50 persen teori)

Waktu Pelaksanaan 

Pelaksanaan pelatihan Babinsa dilaksanakan 4 hari dari 22 s/d 26 maret 2016

Penutupan kegiatan 

Penutupan kegiatan pelatihan Babinsa oleh Ka . Badan Ketahanan Pangan dan  Pelaksana Penyuluhan Pertanian, perikanan dan Kehutanan (BKP5K) drh, H. Soetrisno ,MM di hadiri oleh Dandim 0621 Kab. Bogor Letnan Kolonel Czi. Dwi Bima Nurrahmat ,S.E.,M.Sc. 
Praktik Lapangan Budidaya Tanaman Pangan Pendukung Pajale Bagi Bintara Pembina Desa 

. 
18/3/2016
18/4/2016

Diberdayakan oleh Blogger.