Header Ads

CSR 2015 Naik Pesat

Jumlah CSR 2015 di Bogor Naik Pesat 

Aksi Corporate Sosial Responsibility - Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (CSR-PKBL) di Kota Bogor melesat drastis pada tahun 2015. Dibanding tahun sebelumnya, partisipasi pihak BUMN, BUMD, maupun swasta dalam aksi ini meningkat lebih dari 100%. Demikian disampaikan Kepala Bagian Administrasi Perekonomian Setdakot Bogor Tri Irijanto saat ditemui Jumat (19/03/2016).

Peningkatan paling signifikan terlihat dari sektor swasta. Di 2014 tercatat partisipasi pihak swasta dalam CSR di Kota Bogor sebesar Rp 727.972.817, sementara di 2015 angka partisipasi ini mencapai Rp 4.196.918.400. Dengan kata lain angka ini meningkat hampir 6 kali lipat. “Pertumbuhan yang relatif sangat besar pada tahun 2015 menunjukkan bahwa Pemerintah Kota Bogor dan forum CSR-PKBL cukup berhasil dalam mengajak swasta ikut berpartisipasi dalam pembangunan Kota Bogor,” ungkap Tri.

Intervensi dari pihak swasta dalam aksi CSR-PKBL ini mayoritas fokus pada program bina lingkungan mulai dari santunan kaum dhuafa, bantuan bencana, penghijauan dan kebersihan, hingga perbaikan fasum dan banyak lagi. Beberapa perusahaan yang aktif ambil bagian dalam aksi diatas diantaranya PT Nutrifood, PT Goodyear, serta berbagai perusahaan perbankan dan perhotelan.

Di sektor BUMN, peningkatan CSR-PKBL juga cukup drastis. Dari semula sebesar 1,1 miliar rupiah di tahun 2014, meningkat lebih dari 100% di 2015 menjadi sebesar 2,3 miliar rupiah. Dari sektor ini, selain program bina lingkungan, intervensi juga dilakukan lewat kemitraan seperti bantuan kredit usaha atau modal bergulir. PT Perusahaan Gas Negara, BJB dan Bank Mandiri diantaranya menjadi penyokong aksi ini.

Kegiatan CSR-PKBL oleh BUMD Kota Bogor sendiri menggambarkan pola serupa. Walau sempat mengalami penurunan sebesar 65 juta rupiah di tahun 2013, namun partisipasi BUMD dalam pembangunan Kota Bogor kembali naik sebesar 268 juta rupiah di 2014. Angka tertinggi dicapai di 2015 dimana peningkatan mencapai 455 juta rupiah, dari sebelumnya sebesar Rp383.050.000 menjadi Rp838.351.500. Kontribusi terbesar datang dari PDAM Tirta Pakuan disusul PD Pasar Pakuan Jaya, dan PD Bank Pasar. Bantuan antara lain diberikan dalam bentuk program kebersihan, pengobatan gratis, hingga bantuan permodalan.

Namun disamping meningkatkan aksi CSR-PKBL sendiri, menurut Tri, perlu ada keselarasan antara program yang dijalankan dengan sasaran pembangunan Kota Bogor. “Perlu dilakukan koordinasi dan kerjasama untuk meningkatkan sinergitas kegiatan CSR dan program pembangunan Kota Bogor, sehingga pemerataan pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat Kota Bogor,” pungkas Tri. (dkw/erick)

Diberdayakan oleh Blogger.