Header Ads

Ahmad Heryawan: Kegiatan Ekonomi Jawa Barat Harus Meningkat

Ahmad Heryawan: Investasi rendah maka pertumbuhan ekonomi menjadi rendah. 

Gubernur Ahmad Heryawan mengharapkan agar kegiatan ekonomi nasional, khususnya di Jawa Barat terus meningkat, termasuk aliran investasi baik dari dalam maupun luar negeri terus mengalir. 

Menurutnya, hal tersebut harus didukung oleh rendahnya suku bunga acuan dari Bank Indonesia (BI Rate). BI Rate saat ini (per 18 Februari 2016) berada di level 7.00% (Sumber: www. bi. go. id)

Dampak dari suku bunga yang masih tinggi itu adalah investasi menjadi tidak bergairah, kata Ahmad Heryawan, kalau tidak bergairah tentu produksi juga menjadi rendah dan yang dikonsumsi masyarakat jadi lebih sedikit. Ditambah suku bunga juga - khawatir - sedikit banyak berpengaruh pada kemampuan konsumsi. 

"Kita bayangkan kalau kemampuan konsumsi rendah kemudian pada saat yang bersamaan juga investasi rendah dan tidak bergairah, pertumbuhan (ekonomi) juga menjadi rendah,” harap Ahmad Heryawan.

Menurutnya suku bunga tinggi juga akan berpengaruh pada nasionalisme masyarakat terhadap dunia perbankan nasional. “Dan bahaya juga secara nasionalisme ya, karena kalau suku bunga itu tinggi jangan-jangan bank asing laku di Indonesia. Bank sendiri kemudian diabaikan oleh masyarakat kita sendiri,” kata Aher.

Untuk itu, Gubernur Jawa Barat ingin Bank Indonesia serta para pihak terkait lainnya agar bisa mengkaji penyebab dari BI Rate yang masih tinggi tersebut. Karena apabila dibandingkan dengan negara Asean lainnya BI Rate memiliki nilai paling tinggi. (red)
Diberdayakan oleh Blogger.