header_ads

Linguaphone.id

Youth Voices Bogor 2016

Youth Voices 2016, Dream Big and Make it Happen 

Komunitas anak muda yang memiliki visi untuk membangun generasi  muda Indonesia yang lebih tangguh dan perduli, untuk pertama kalinya mengadakan acara Youth Voices 2016 yang mengusung tema Dream Big and Make it Happen di Auditorium Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Institut Pertanian Bogor, Senin (22/2/2016). 

Dalam acara Youth Voices 2016  yang menggunakan konsep talkshow dan seminar ini, Young on Top kota Bogor bekerjasama dengan Katalis Corps mengajak ratusan anak muda untuk ikut serta mempelajari cara membangun Personal Branding agar keinginan untuk Going Abroad bisa tercapai. 

Youth Voices 2016 diadakan selama satu hari yaitu pada hari minggu, 21 Februari 2016. Acara terbagi menjadi dua sesi yang dihadiri oleh 8 pembicara muda antara lain di sesi pertama ada Chyntia Andriani (Founder WeAreSiblings), Muhammad H. Haekal (Abang None Jakarta 2014), Gideon Satria (Public Speaker), Leonita Julian (Author of Destiny and Consultant) dan di sesi kedua ada Annisa Potter (Author of Student Traveller), M. Irvan Herviansyah (President IAAS Indonesia), Alfi Irfan (Founder Agrisocio), Ivana Febrissa (Delegasi the 42nd International Foresity Student’s Symposium Britis Columbia, Canada) 

Dalam sesi pertama, pembicara menjelaskan tentang bagaimana cara mudah membangun personal branding dengan terlebih dahulu menjelaskan sebenarnya apa itu personal branding. Personal branding is a marketing strategy focused on your most important product: you. Developing a personal brand requires figuring out who you really are (your skills, values, passions, and personality), who you want to serve (your target market or audience), and how you different from the competition (your unique niche). 

Gideon Satria sebagai seorang public speaker secara antusias mengatakan, “Kenali diri sendiri, mulai dari keunikan, passion, dan kekurangan yang kita miliki! Setelah mengenali diri sendiri, Set up your goals! Yah sebuah keharusan menentukan target yang ingin dicapai. Pentingnya menentukan target dimaksudkan supaya kita memiliki visi yang jelas, setiap perjalanan apapun itu pasti memiliki tujuan bukan? Sehingga penting untuk mengidentifikasi lebih dini agar proses yang kita jalani dapat lebih terarah dengan baik. 

Usai melakukan two main point diatas yang harus kita lakukan adalah melakukan inovasi, konsisten dan relevan. Segala sesuatu yang memimpikan sebuah perkembangan dari waktu ke waktu tentunya membutuhkan inovasi secara konsisten dan relevan dengan kondisi dan kenyataan yang ada, dengan begitu semua akan berjalan dengan baik, sesuai dengan yang diharapkan” 

Pembicara Sesi 1 dengan sub tema How to be Ambassador 

Dalam sesi kedua, pembicara menjelaskan mengenai going abroad yang kian kemari, going abroad bukanlah sesuatu hal yang aneh untuk dilakukan melainkan menjadi sebuah keharusan karena going abroad akan menambah pengalaman, dimana aktivitas seseorang tidak hanya sebatas rutinitas kampus yang terkadang membuatnya menjadi bosan tetapi juga banyak priceless moment yang bisa didapatkan 

Salah satu tips inspiratif pun disampaikan oleh Anisa Potter, seorang penulis yang berhasil menjelajahi 21 negara selama 5 tahun, “Selagi muda jangan pernah takut untuk pergi jauh! Mulai dari sekarang, cari peluang, cari informasi, pelajari programnya dan berdoa” 

Pembicara Sesi 2 dengan sub-tema How to Go Abroad

Membahas Personal Branding and Going Abroad, tahun ini Young on Top kota Bogor berusaha mengubah paradigma mahasiswa yang berasumsi bahwa Personal Branding tidaklah penting untuk membangun sebuah karier yang baik khusus nya dalam dunia global.
Edward Colind selaku President dari Young on Top kota Bogor menyampaikan, “Semoga Youth Voices 2016 can give everyone the inspiration even more than it specially for the personal branding and going abroad, we also trying to create the next Youth Voices. Before you plan, we must have big dream, then we have to do extra miles and make it happen. Keep learn and share, see you on top!” (red)

Diberdayakan oleh Blogger.