Header Ads

KTR Kota Bogor Perlu Sanksi Lebih Tegas

Sekda Kota Bogor Siapkan Hukuman Bagi Pelanggar KTR 

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor menggelar pelatihan Tim Penegak Kawasan Tanpa Rokok (KTR) tingkat Kecamatan dan kelurahan se-Kota Bogor pada Rabu (17/2) di IPB Science Park Jalan Taman Kencana No.3 Kota Bogor. 

Saat sambutan pada pelatihan ini digelar dalam rangka mengingatkan kembali fungsi dari Perda KTR yang sudah menginjak tahun ke-7 ini, Sekretaris Daerah Kota Bogor Ade Sarip Hidayat mengatakan penegakan KTR masih belum sepenuhnya terlaksana dengan baik padahal Peraturan Daerah (Perda) yang dimiliki Kota Bogor sudah sangat bagus dan diikuti oleh daerah lain. 

"Sehingga harus ada keseriusan dan komitmen mengubah pola hidup ini. Jangan sampai hanya ceremoni saya. Nanti kedepan akan dipikirkan untuk memberi reward dan punishment-nya," pungkas Ade 

Dilokasi yang sama, Kepala Bidang Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat (PKM) Dinkes Kota Bogor Ratna Yunita mengatakan, pelatihan ini  dilaksanakan dua hari hingga besok (18/2) yang diisi dengan teori dan praktek. Pada pelatihan ini mengundang 75 Kasitrantib dari Kecamatan dan Kelurahan. Nantinya 75 orang ini menjalankan tupoksi berupa mengingatkan tentang 8 titik KTR yang sering kali dilupakan, "Kami ingin melihat sejauh mana tingkat kepatuhannya," ujar Ratna. 

Kepala Seksi Promosi Kesehatan (Promkes) Dinkes Kota Bogor Nia Nurkania mengatakan, sejak 2013 tingkat kepatuhan di Kota Bogor terhadap KTR masih fluktutif. Memang mengalami peningkatan walau hanya 0,1 persen saja. Hal itu karena masih kurangnya kesadaran dari diri sendiri. Padahal Dinkes sudah memberikan sosialisasi dan membuka wawasan tentang rokok. "Maka dari itu sekarang kami akan berdayakan mulai dari kelurahan dan kecamatan. Biar jadi contoh bagi masyarakat," papar Nia. (Erick)

Diberdayakan oleh Blogger.