header_ads

Kadinkes Jabar: Jawa Barat Aman Virus Zika

Jabar Aman Virus Zika 

Marak pemberitaan mengenai penyebaran virus Zika yang sedang terjadi di Amerika latin terutama di Brasil dan Kolombia, yang saat ini juga sudah sampai ke Eropa dan Asia. Penularan virus ini sama seperti virus demam berdarah  yaitu oleh gigitan nyamuk Aedes Aegypti yang menjadi pembawa virus Dengue yang menyebabkan penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD). 

Gejala virus Zika, seperti infeksi virus pada umumnya, yang diawali dimana pasien akan merasakan demam mendadak, lemas, kemerahan pada kulit badan, punggung dan kaki, serta nyeri otot dan sendi, serta pada infeksi ini mata pasien akan merah karena mengalami radang konjungtiva atau konjungtivitis serta pasien merasakan sakit kepala. 

Kepala Dinas Kesehatan Jabar, Alma Luchyati,Kamis (4/2) di kantornya menjelaskan, masyarakat "tidak perlu khawatir" dengan adanya kondisi ini, karena hingga saat ini virus tersebut tidak ada di wilayah Jawa Barat. “Sampai saat ini di Indonesia dan Jawa Barat khususnya kita belum menemukan kasus dengan terdiagnosa oleh virus zika ini,” ujarnya.

Meski demikian menurut Alma, masyarakat harus waspada terhadap penyebaran virus tersebut dengan cara prilaku hidup bersih serta melakukan langkah-langkah antisipasi seperti halnya kasus DBD. “Bersihkan atau kuras bak-bak penampungan air secara kontinyu, beri bubuk abate tempat penampungan air, kubur botol-botol bekas atau kaleng yang bisa menampung air hingga menjadi sarang nyamuk,” tuturnya. (Parn/Rsd)

Diberdayakan oleh Blogger.