header_ads

Linguaphone.id

LRT Jakarta Bandung Butuh Daya 29.000 kVA

PLN siapkan 29.000 kVA untuk kereta cepat Jakarta Bandung 

PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) telah menghitung kebutuhan listrik untuk menunjang operasional Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung yakni sekitar 29.000 kilovolt ampere yang akan didistribusikan ke enam stasiun di sepanjang Jakarta-Bandung.

"Enam stasiun tersebut yakni Halim, Gambir (Jakarta), Karawang, Walini (Kabupaten Bandung Barat), Gedebage (Kota Bandung), dan Bandung selatan," kata Deputi Manajer Komunikasi PT PLN Jawa Barat Suargina di Bandung, Kemarin.

Menurutnya stasiun yang paling banyak memerlukan pasokan listrik adalah Gedebage dengan jumlah 15.700 kVA dan pasokan besar ini diperlukan karena di stasiun yang terletak di timur Kota Bandung ini terdapat depo dan bengkel KA cepat. "Adapun kebutuhan listrik untuk stasiun lainnya yakni Halim 6.400 kVA, Karawang 2600 kVA, Walini 2600 kVA, serta Bandung selatan 2.200 kVA," kata dia.

Terkait pembangunan LRT Bandung Raya, Pemerintah Provinsi Jabar mendorong pemerintah kabupaten/kota di Bandung Raya untuk memasukkan pembangunan kereta ringan itu ke dalam tata ruang masing-masing daerah. (red) foto ilustrasi

Diberdayakan oleh Blogger.