header_ads

Linguaphone.id

Harga BBM Turun Tak Pengaruhi Harga Lainnya

BERITA BOGOR - Harga BBM Turun, Tarif Angkot dan Sembako Tak Ikut Turun 

Bus Angkutan Antar Kota Dalam Provinsi, hingga Kamis (7/1/2016), belum juga menurunkan tariff angkutannya. Padahal harga Bahan Bakar Minyak (BBM) turun mulai tanggal 5 Januari 2016. Harga premium  untuk wilayah Jawa, Madura dan Bali yang tadinya Rp 7.400 per liter menjadi Rp 7.050. Sedangkan harga solar dari Rp 6.700 menjadi Rp 5.650 per liter. 

Penurunan harga BBM tersebut, ternyata belum diikuti turunnya tarif angkutan umum baik angkutan kota (angkot) di Kota Bandung dan Kota Cimahi maupun angkutan umum Antar Kota Dalam Provinsi. Berdasarkan hasil wawancara jabarprov.go.id, kepada sejumlah sopir angkot di Kota Bandung dan Cimahi, mereka masih enggan menurunkan tariff angkot karena penurunan harga BBM, tidak signifikan. 

Selain tarif angkota dalam kota yang belum ikut turun menyusul turunnya harga BBM, tariff angkutan umum antar kota dalam provinsi juga belum turun. Misalnya saja, tariff bus antar kota jurusan Cikarang-Bandung AC via tol Cipularang, tarifnya masih Rp 52.000.

Sementara harga bahan pokok di sejumlah Pasar Tradisional di wilayah Bogor juga belum menunjukan penurunan harga. "Namun harga sembako stabil dan aktifitas pasar tetap kondusif seperti biasanya," ucap Kepala Pasar Tradisional Ciluar Bogor, Aldino. (rsd)


Diberdayakan oleh Blogger.