header_ads

APBD 2016 Untuk Perekonomian Masyarakat

Optimalisasi Penyerapan Anggaran Dorong Perekonomian Masyarakat 

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat, H. Iwa Karniwa mengatakan, pengesahan APBD 2016 dilakukan lebih awal, sehingga bisa mendorong para OPD untuk lebih mengoptimalkan kinerja dan penyerapan anggaran. 

Optimalisasi kinerja dan anggaran, jelas Iwa, sudah dilakukan saat ini, dimana pada awal tahun 2016 atau dalam bulan Januari ini sudah ada proses lelang yang dilakukan. “Optimalisasi penyerepan anggaran merupakan hal yang sangat penting mengingat bisa mendorong perekonomian masyarakat,” kata Sekda Iwa kepada wartawan, Selasa (12/1/2015).

H. Iwa mengatakan, tahun 2015 lalu, penyerapan APBD Provinsi Jawa Barat mencapai sekitar 89 persen. Diharapkan dalam tahun 2016 ini, penyerapan anggaran bisa mencapai 92 persen. “Tahun 2016 ini dengan APBD sebesar Rp 28,7 Trilyun, diharapkan penyerapannya meningkat sekitar 3 persen, sehingga total penyerapan anggaran 2016 bisa mencapai 92 pesren,” katanya.

Pihaknya terus berusaha mendorong percepatan penyerapan anggaran. Bahkan Gubernur Jawa Barat, H. Ahmad Heryawan pun mengultimatum para PNS untuk melakukan penyerapan anggaran. Gubernur akan memberikan sanksi tegas terhadap PNS yang bermain-main dan menghambat penyerapan anggaran. Sanksinya bisa merupakan pemecatan.

“Itu penegasan Gubernur supaya kinerja PNS meningkat di tahun 2016. Sebagai Sekda, tentu akan mengarahkan semua pejabat dan staf supaya bekerja lebih baik, sehingga tidak ada yang kena sanksi. Ini sangat serius, semua PNS harus patuh,” tegasnya. (enal/rsd)

Diberdayakan oleh Blogger.