header_ads

Lebaran.id

Amanat Kapolri Jenderal (Pol) Badrodin Haiti

Pengamanan Natal dan Tahun Baru, Optimalkan Peran Intelejen

Amanat Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal (Pol) Badrodin Haiti, menyampaikan beberapa penekanan kepada seluruh personil Polri dalam rangka pengamanan Natal 2015 dan Tahun Baru 2016.

Pertama,  optimalkan peran fungsi intelejen dan Babinkamtibmas untuk mengetahui fenomena-fenomena yang berkembang di masyarakat, sehingga dapat segera diantisipasi setiap permasalahan sekecil apapun yang dapat menimbulkan gangguan Kamtibmas.

Kedua, tempatkan personil dengan memperhatikan skala ancaman pada pos pengamanan dan  pelayanan serta titik rawan kriminalitas, kemacetan dan kecelakaan lalu lintas sehingga mampu bertindak cepat dan tepat dalam mengantisipasi gangguan Kamtibmas.

Ketiga, tingkatkan kepekaan, kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam mengantisipasi terjadinya aksi teror yang memanfaatkan momentum Natal 2015 dan Tahun Baru 2016, khususnya titik rawan serta berpotensi menjadi target para pelaku teror.

Keempat, tingkatkan kegiatan patrol untuk mencegah terjadinya aksi balap liar, tawuran antar war\ga, sweeping tempat hiburan oleh kelompok masyarakat, pesta miras serta berbagai gangguan Kamtibmas lainnya.

Kelima, laksanakan terobosan kreatif yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi di lapangan untuk meminimalisir terjadinya gangguan Kamtibmas seperti pemberlakuan car free night, kontra flow, kontra arus, kanalisasi pejalan kaki dan pengendara, penyiapan kantong parkir maupun berbagai jenis rekayasa lainnya.

Keenam, lakukan monitoring dan pendataan semua kejadian dengan cermat, akurat dan terintegrasi sehingga dapat menjadi bahan evaluasi pelaksanaan operasi berikutnya.

Ketujuh, jalin kerjasama yang harmonis dengan instansi terkait dan segenap potensi masyarakat untuk bersatu padu dalam mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif.

Kedelapan, para Kasatwil agar turun langsung ke lapangan untuk melakukan pengawasan kepada seluruh anggota, berikan petnnjuk yang jelas dalam menangani berbagai permasalahan serta berikan koreksi yang konstruktif agar dapat mencegah terjadinya tindakan yang kontraproduktif ataupun pelanggaran. (enal/rsd)

Diberdayakan oleh Blogger.