header_ads

Kota Bogor Genjot Pelayanan Kesehatan

BERITA BOGOR - Pelayanan RSUD Kota Bogor Setelah Satu Tahun. 

Pelayanan kesehatan merupakan sektor yang diupayakan secara maksimal oleh Pemerintah Kota Bogor. “Kami berusaha untuk memberikan pelayanan terbaik untuk kedua bidang tersebut, selain prioritas lainnya,” kata Walikota Bogor, Bima Arya, Senin (19/10/2015).

Bima yang didampingi Direktur RSUD Kota Bogor, Dr.Dewi Basmalah, mengulas 1 tahun pelayanan RSUD. "Walaupun baru berusia 1 Tahun, setidaknya keberadaan RSUD mampu memuaskan dahaga warga akan pelayanan kesehatan, yang tidak hanya baik dalam kualitas secara medis tapi juga mampu melayani seluruh lapisan masyarakat,” lanjutnya.

Bima menilai, dalam usia 1 tahun RSUD setidaknya telah melakukan tiga hal yang perlu diapresiasi. Pertama dalam menghadapi polemik keterbatasan kamar kelas tiga, yang diatasi dengan menitipkan pasien sementara waktu di kamar kelas lain. Kedua telah berupaya memberikan pelayanan terbaik secara maksimal kepada para pasien. Untuk hal yang ketiga, RSUD telah menjadi salah satu BUMD  dengan perputaran uang yang luar biasa. 

Menurut Dr.Dewi Basmalah, dari 207 kamar di RSUD Kota Bogor, 30%-nya telah dialokasikan untuk kelas tiga. Pada kenyataannya permintaan untuk kelas 3 selalu melampaui kapasitasnya, sehingga pasien dititipkan di kamar dengan kelas yang berbeda. "Dalam menerima pasien, kami tidak melihat asal pasien dari kota atau kabupaten dan hampir 90% pasien yang berobat adalah peserta BPJS,” jelas Dewi.

RSUD menurutnya sudah bisa mandiri secara operasional,  sedangkan untuk pengadaan sarana dan prasarana masih memerlukan bantuan Pemerintah Kota Bogor. Rencananya pada tahun 2016, RSUD akan menambah beberapa ruang perawatan khusus bagi pasien penderita penyakit khusus. Juga akan menambah fasilitas seperti pada klinik hemodialisa yang ditambah dengan 30 unit bed. (erick)

Diberdayakan oleh Blogger.