Header Ads

DPRD Tinjau Lokasi Gurandil Pongkor Bogor

BERITA BOGOR - DPRD Kabupaten Bogor Tinjau Lokasi Gurandil Pongkor.  

Pasca penertiban dan pembongkaran terhadap Penambangan Emas Tanpa ijin (PETI), DPRD Kabupaten Bogor yang di pimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten bogor, Ade Ruhendi, melakukan tinjauan ke PT. Antam, tepatnya di PT Aneka Tambang (Antam) Unit Bisnis Pertambangan Emas Pongkor (UBPE) di Gunung Pongkor, Kampung Ciguha, Desa Bantarkaret, Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Senin (12/10/2015). 

Dalam kunjungan tersebut rombongan DPRD yang terdiri dari Komisi I dan Komisi III, juga di dampingi oleh Kapolres bogor, AKBP Suyudi Ario Seto, Dandim 0621 Letkol Czi Bima, Unsur Muspika Nanggung, dan perwakilan dari PT. Antam.

Di depan awak media, Ketua DPRD yang akrab disapa Ade Jaro ini mengatakan, bahwa dirinya berharap pasca pembongkaran dan penertiban yang dilakukan beberapa waktu lalu, agar segera dilakukan reklamasi seperti penanaman pohon yang manfaatnya bisa dirasakan masyarakat sekitar. “Secepatnya harus segera dilakukan reklamasi, tapi reklamasi yang bersama masyarakat. Reklamasi ini bisa dilakukan dengan cara penanaman pohon-pohon, buah-buahan, yang manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat di lingkungan sekitar” ujar Ade Jaro.

Disamping itu menurut Ade Jaro, dirinya mengapresiasi dampak dari penertiban ini mampu menyelamatkan sungai Cikaniki, dan ini bisa memulihkan ekonomi di lingkungan lain. “Aktifitas gurandil di Ciguha ini dalam pengolahannya menggunakan sungai Cikaniki. Selama ini sungai Cikaniki sudah rusak dengan sianida dan mercury hasil dari pertambangan illegal, maka dari itu menertibkan para gurandil illegal sama saja menyelamatkan hajat hidup orang banyak di kecamatan lain yang dialiri oleh sungai Cikaniki” sambung Ade Jaro.

Lanjut Ade Jaro, dirinya juga berterima kasih kepada tim penertiban yang terdiri dari Polres Bogor, Kodim 0621, Satpol PP Kabupaten Bogor, Denpom Kabupaten Bogor, dan unsur Muspika Nanggung yang juga melakukan pembongkaran dan penertiban terhadap para gurandil di Kampung Ciguha. Dirinya juga akan mengajak duduk bersama antara Pemerintah Kabupaten Bogor, PT. Antam dan stakeholders terkait untuk membenahi taraf ekonomi di wilayah ini, dan akan terus memberikan pendampingan agar berdampak positif pasca penertiban dan pembongkaran ini.

Sementara itu menurut General Manager PT Antam, I Gede Gunawan, mengatakan, pihaknya berharap agar para penegak hukum dan seluruh stakeholders terkait untuk terus berkomitmen agar memberantas para gurandil, karena aktifitasnya yang berjalan secara sistematis dan terstruktur itu telah  merugikan PT. Antam hampir 1 Triliun per bulan. “Harus ada komitmen kebersamaan dari seluruh unsur, karena potensi kerugian pada 2012-2013, bisa mencapai 1,6 ton emas. Dan kami pun pun mengapresiasi pihak kepolisian yang dapat menindak dengan tegas para penambang liar yang melakukan kegiatan berbahaya di lokasi yang merupakan aset negara” ucap Made.

Dalam acara tersebut, Kapolres Bogor, AKBP Suyudi Ario Seto juga melakukan expose sebelum penertiban dan pasca penertiban di lokasi pembongkaran. Selanjutnya dalam cara tersebut juga dilakukan dialog antara Komisi I dan Komisi III dengan pihak PT. Antam. (Red)

Diberdayakan oleh Blogger.