header_ads

Wagub Jabar: Pemprov Jabar Akan Sosialisasi Waduk Jatigede

BERITA BOGOR - Pemprov Jabar Siap Tuntaskan Penyelesaian Jatigede. 

Waduk Jatigede dijadwalkan oleh pemerintah tanggal 31 Agustus 2015 akan mulai digenangi air, oleh karena itu Pemprov Jawa Barat segera menempuh langkah penyelesaian persoalan yang sempat mencuat kepermukaan. Hal demikian, dipaparkan Wagub Jabar, H. Deddy Mizwar dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (13/8/2015). 

Wakil Gubernur Jabar memaparkan, adapun hal-hal yang siap untuk dituntaskan dengan diperkuat dari laporan Komnas HAM, antara lain penyelesaian pembayaran untuk para Kepala Keluarga (KK) dan atau ahli waris yang terkena pembangunan waduk yang berjumlah 11.000 KK  serta melakukan pendataan  mereka akan pindah kemana. 

Berkenaan dengan adanya laporan soal dugaan pungutan Rp.300.000,- per KK  yang dilakukan oleh oknum akan dicari kebenarannya. Jika betul dugaan  itu terjadi, diminta agar uang itu dikembalikan. "Langkah lain yang siap dilaksanakan yaitu Sosialisasi rencana penggenangan. Sosialisasi rencana penggenangan kepada masyarakat diperlukan, sehingga masyarakat  siap. Agenda pemerintah untuk rencana penggenangan dari laporan yang diterima  belum berubah yaitu dijadwalkan akan dilaksanakan pada tanggal 31 Agustus 2015," jelasnya. 

Menurut Wakil Gubernur Jabar Pemkab Sumedang berkenaan dengan rencana relokasai penduduk yang terkena pembangunan Waduk Jatigede meminta fasilitasi kepada Pemprov. Jabar dalam hal pengadaan fasilitas umum (fasum) dan fasilitas sosial (fasos).  Usulan tersebut, sangat realistis untuk memenuhi hak-hak masyarakak, ujarnya. 

Perlu Sosialisasi 

Hindari Kepanikan, Masyarakat Harus diberikan sosialisasi terkait dengan penggenangan waduk Jatigede yang akan dilakukan pada tanggal 31 Agustus 2015 mendatang. Hal ini diungkapkan Wakil Gubernur Jabar, Deddy Mizwar usai pertemuan dengan Komnas HAM RI di Gedung Sate Bandung, Kamis (13/8/2015), 

Menurutnya, sosialisasi penggenangan tersebut dilakukan dengan tujuan untuk menghindari kepanikan masyarakat akan proses penggenangan. “Perlu sosialisasi bagaimana 31 Agustus tadi digenangi, jadi masyarakat siap kaya apa sih proses penggenangan itu sebetulnya” ungkap Deddy. 

Wakil Gubernur Jabar menekankan dampak sosial dari bidang pendidikan, kesehatan dan Budaya. Menurutnya, pendataan lokasi untuk masyarakat harus dipercepat, guna menambah jumlah sarana pendidikan dan kesehatan di daerah yang kekurangan. “Persoalannya, mau  pindah kemana mereka? Kalau sudah didata pindah ke desa mana, kita tambah jumlah sekolah-sekolah dan sarana pendidikan di tempat yang kurang sarana”, papar Wakil Gubernur Jabar. (Rilis)



Diberdayakan oleh Blogger.