header_ads

Linguaphone.id

Stok Beras Jabar Aman

BERITA BOGOR - Perum Bulog menjamin stok beras aman selama kemarau. 

Produksi padi di Jawa Barat dalam tahun 2015 akan mengalami penurunan produksi akibat musim kemarau berkepanjangan, sebagai mana diprediksi Dinas Pertanian Jabar yang menyebutkan hanya akan mencapai 11,6 juta ton gabah kering giling (GKG). 

Kendati demikian, Perum Bulog mengklaim ketersediaan beras masih cukup aman bahkan siap menambah stok dengan menyerap beras jenis premium. "Penyerapan terus kami lakukan, termasuk pada musim kemarau tahun ini," ujar Kepala Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Jabar,  Alip Afandi, kemarin.

Menurutnya, ketersediaan stok beras di Bulog aman hingga enam bulan kedepan atau hingga akhir tahun 2015. Pihaknya optimis mamou merealisasikan prognosa penyerapan beras dan menetapkan prognosa sebesar 400 ribu ton. Namun, prognosanya mengalami kenaikan menjadi sekitar 500 ribu ton. 

Sebelumnya Dinas Pertanian Jabar yang menyebutkan hanya akan mencapai 11,6 juta ton gabah kering giling (GKG). Prediksi capaian produksi padi Provinsi Jawa Barat dalam tahun 2015 tersebut, didasarkan pada fakta yang dilaporkan 20 kabupaten/kota di Jawa Barat bahwa hingga 31 Juli 2015, areal sawah yang mengalami kekeringan ringan, sedang dan berat sebagai dampak el-Nino mencapai 67.557 hektar. 

Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Jawa Barat, Ir. Diden Trisnadi, MP menyampaikan apabila sawah yang mengalami kekeringan seluas 67.557 hektar itu puso semua atau tidak bisa diselamatkan sama sekali dan tidak bertambah lagi sawah yang puso. "Maka produksi padi Provinsi Jawa Barat tahun 2015 diprediksi hanya akan mencapai 11,6 juta ton,” jelasnya, Selasa (4/8/2015).  (Red)


Diberdayakan oleh Blogger.