Header Ads

Rencana Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

BERITA BOGOR - PT PPE Rencanakan Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah. 

Masih adanya pelosok pedesaan di Kabupaten Bogor yang memerlukan pasokan listrik memadai mendorong PT Prayoga Pertambangan Energi (PT PPE) berencana untuk mengembangkan pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa).

Direktur Utama PT Prayoga Pertambangan Energi, Radjab Tampubolon menjelaskan, pembangunan PLTSa ini merupakan terobosan untuk mengendalikan sampah. Nantinya, sampah-sampah yang berasal dari Kota Bogor, Kabupaten Bogor dan Depok akan dikonversi menjadi energi listrik.

Menurutnya kurang lebih 2.000 ton sampah perhari akan kita konversi menjadi energi listrik dengan cara proses thermal yang menghasilkan panas. "Nantinya, listrik yang dihasilkan akan dijual ke PLN melalui mekanisme PPA (power purchasing agreement),” kata Rajdab, Kamis (27/8/2015).

Dirinya belum dapat memastikan lokasi pembangunan PLTSa itu. Karena sampai saat ini, pihaknya masih melakukan studi kelayakan agar di kemudian hari tidak menjadi masalah. “Lokasi yang memungkinkan untuk dibangun PLTSa masih dikaji agar sesuai dengan rencana tata ruang wilayah (RTRW). Ada dua tempat yang kita usulkan, yakni TPST Galuga dan TPST Nambo,” imbuhnya. (Red)



Diberdayakan oleh Blogger.