header_ads

Linguaphone.id

PON XIX Dipastikan Digelar 9-11 Oktobert 2015

BERITA BOGOR - Countdown" 333: 3 Hari, 33 Panggung Raksasa, dan 333 Stan. 

Panitia Besar (PB) Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX dan Peparnas XV 2016 Jawa Barat kian menggalakkan sosialisasi pesta olahraga empat tahunan ini. Sosialisasi besar-besaran digelar agar seluruh komponen di Jabar khususnya dan masyarakat Indonesia umumnya berpartisipasi aktif menyukseskan PON dan Peparnas.

Salah satu even sosialisasi besar yang segera dilaksanakan yakni Hitung Mundur 333 Hari Menjelang PON XIX dan Peparnas XV 2016 Jabar. Countdown ini direncanakan di halaman Gedung Sate, Kota Bandung, 9-11 Oktober 2015.

Wakil Ketua Harian Pengurus Besar (PB) PON XIX dan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XV 2016 Jawa Barat Ahmad Saefudin memimpin rapat persiapan pelaksanaan hitung mundur 333 di Gedung KONI Jabar, Jl. Padjadjaran, Kota Bandung, Kamis malam (3/9/2015). Hadir Wakil Sekretaris II PB PON XIX dan Peparnas XV 2016 Jabar Dani Ramdani, pihak EO (event organizer), serta ketua-ketua bidang PB PON dan Peparnas.

Ketua Panitia Hitung Mundur 333 Hari Menjelang PON XIX dan Peparnas XV 2016 Jabar Bobby NSB saat memaparkan konsep acara menjelaskan, sasaran utama sosialisasi ini yakni menumbuhkan kesadaran masyarakat Jabar agar turut memiliki PON dan Peparnas. "Dengan demikian seluruh komponen warga aktif menyukseskan PON dan Peparnas," ujarnya.

Karenanya, Bobby menambahkan, hitung mundur 333 digelar meriah dan melibatkan unsur atlet legendaris, artis nasional, pejabat pemerintah pusat, dan pemerintah daerah se-Jabar. Selain ini, elemen masyarakat seperti perguruan tinggi dan komunitas juga dirangkul berpartisipasi.

Countdown 333 dilaksanakan selama tiga hari berturut-turut. Sepanjang pelaksanaan berbagai pesta rakyat digelar. Sebagai lambang 333 hari menjelang pelaksanaan PON dan Peparnas, pusat kemeriahan berada di 33 panggung raksasa dan 333 stan (booth) mitra promosi. 

Hitung mundur 333, lanjutnya, akan menghadirkan beberapa atlet legendaris. Bobby menyebutkan, antara lain, maestro bulu tangkis Rudi Hartono, Susi Susanti (bulu tangkis), dan Yayuk Basuki (tenis). Artis kondang juga ditampilkan, misalnya, Noah, Gigi, dan Sule. "Target kita paling kurang 50 ribu pengunjung," tutur Bobby.

Wakil Ketua Harian Pengurus Besar (PB) PON XIX dan Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XV 2016 Jawa Barat Ahmad Saefudin pada kesempatan yang sama menegaskan pelaksanaan even dimaksud harus benar-benar profesional. "Seluruh unsur PB PON dan Peparnas jangan ragu bertindak. Sepanjang transparan dan profesional, pemakaian dana pihak ketiga tidak akan bermasalah," tukasnya.

Ketua Umum KONI Jabar tersebut juga menyatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) mengenai pemanfaatan dana partisipasi dunia bisnis pada acara hitung mundur 333. KONI sendiri, kata Saefudin, memungkinkan memobilisasi dana selain dari APBD dan APBN dalam melaksanakan kegiatannya. (Red)
Diberdayakan oleh Blogger.