header_ads

Linguaphone.id

Bogor Bebas Iklan Rokok

BERITA BOGOR - Perda No. 1 Tahun 2015 Tentang Larangan Pemasangan Iklan Rokok. 

Dengan diterbitkannya Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Iklan Reklame, pemasangan iklan rokok di Kota Bogor resmi dilarang. Perda ini tentu saja menjadi angin segar terhadap upaya Pemkot Bogor menegakkan aturan Kawasan Tanpa Rokok (KTR). 

“Perda Iklan Reklame ini sudah disahkan 27 Mei 2015, dimana salah satu naskahnya di Pasal 8 Ayat 2 menyebutkan setiap penyedia iklan dilarang menyebarluaskan informasi tentang rokok, baik itu umbul-umbul, spanduk dan sebagainya,” jelas Kepala Dinas Pendapatan Daerah Kota Bogor Daud Nedo Darenoh. 

Menurutnya, dengan diterbitkannya Perda Nomor 1 Tahun 2015 ini, segala bentuk iklan rokok dilarang di Kota Bogor, termasuk kegiatan yang disponsori oleh perusahaan rokok juga tidak diperbolehkan. Terbitnya Perda yang melarang iklan rokok ini tidak berpengaruh signifikan terhadap pendapatan daerah Kota Bogor. Justru ada banyak reklame lainnya yang membayar pajak jauh lebih menguntungkan dari iklan rokok.

"Dengan adanya Perda Nomor 1 Tahun 2015 ini, masyarakat diberi amanat untuk bisa menegur atau menindak pemasangan iklan-iklan rokok yang ada di warung-warung pinggir jalan, dan melaporkannya kepada petugas untuk ditertibkan," jelasnya. (red)


Diberdayakan oleh Blogger.