header_ads

Linguaphone.id

Produksi Padi Jawa Barat Terancam Menurun

BERITA BOGOR - Produksi Padi 2015 Diprediksi Hanya Capai 11,6 Juta Ton GKG. 

Produksi padi di Jawa Barat dalam tahun 2015, diprediksi hanya akan mencapai 11,6 juta ton gabah kering giling (GKG). Prediksi capaian produksi padi Provinsi Jawa Barat dalam tahun 2015 tersebut, didasarkan pada fakta yang dilaporkan 20 kabupaten/kota di Jawa Barat bahwa hingga 31 Juli 2015, areal sawah yang mengalami kekeringan ringan, sedang dan berat sebagai dampak el-Nino mencapai 67.557 hektar.

“Jika sawah yang mengalami kekeringan seluas 67.557 hektar itu puso semua atau tidak bisa diselamatkan sama sekali dan tidak bertambah lagi sawah yang pusonya, maka produksi padi Provinsi Jawa Barat tahun 2015 diprediksi hanya akan mencapai 11,6 juta ton,” kata Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Jawa Barat, Ir. Diden Trisnadi, MP ketika ditemui di ruang kerjanya, Gedung Kantor Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Jawa Barat, Jalan Surapati Nomor 71 Kota Bandung, Selasa (4/8/2015). 

Menurut penjelasan dari Kepala BMKG,  jelas Ir. Diden, kemungkinan kemarau tahun 2015 ini akan berlangsung hingga bulan Oktober.  Kalau itu betul terjadi, dikhawatirkan yang 67.557 hektar yang terkena kekeringan itu, menjadi puso semua karena pengairannya tidak mencukupi. 

Agar luas areal sawah yang terancam puso tidak bertambah lagi atau bahkan yang terancam puso tersebut bisa terselamatkan, menurut Diden, berbagai upaya dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Kementrian Pertanian. Salah satu diantaranya dengan menyediakan mesin pompa air. 

Selain menyiapkan bantuan pompa air, berdasarkan hasil rapat koordinasi di Jakarta terkait penanganan dampak el-Nino,  Pemerintah Pusat memberikan kesempatan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mengajukan permohonan hujan buatan. (enal/red)



Diberdayakan oleh Blogger.