header_ads

Linguaphone.id

Warga Bersyukur Hujan Mulai Guyur Bogor

BERITA BOGOR - Warga Bogor Bersyukur Hujan Mulai Mengguyur. 

Kemarau panjang musim ini membuat warga di Bogor menghadapi ancaman krisis air bersih, pasalnya sebagian besar penduduk Bogor masih mengandalkan air bawah tanah, mata air, dan aliran sungai. "Saya bersyukur dalam sepekan ini hujan mulai mengguyur sebanyak dua kali walaupun intensitasnya masih ringan tapi bisa membuat warga lega dari ancaman kekeringan berkepanjangan," kata Endang Supendi warga Desa Pasirlaja Kecamatan Sukaraja Kabupaten Bogor, Rabu (29/7/2015). 

Terpisah, Warga Desa Cinangka Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor, M. Ajrin (44) mengakui musim kemarau tahun ini membuat sumur yang terletak dibelakang rumahnya mengalami air keruh akibat debit air cenderung kian menyusut. "Selama ini kami hanya mengandalkan air sumur untuk keperluan mandi cuci kakus, dan tiap musim kemarau selalu mengalami krisis air bersih. Mungkin bagi mereka yang tinggal di perkotaan menggunakan air pam, tapi kami yang di pedesaan masih mengandalkan sumur," jelasnya. 

Hal senada diungkapkan warga Desa Cijayanti Kecamatan Babakan Madang Kabupaten Bogor, Madum (46), ada ratusan kepala rumah tangga di Rw 01, 02, 03 yang terancam krisis air bersih setiap musim kemarau. "Tahun lalu kami mendapat suplay air bersih dari mobil tangki air BPBD Kabupaten Bogor secara gratis, kalau bisa saat ini dikirim lagi ke desa kami," harapnya. 

Terpisah, Kepala Seksi Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Muhammad membenarkan pihaknya memiliki 4 mobil tangki air bersih yang siap diterjunkan ke pedesaan yang ada di wilayah Kabupaten Bogor. "Dari PDAM Tirta Kahuripan juga membantu armada tangki air untuk menyuplai air bersih kepada warga yang membutuhkan. Kami bergerak cepat ke lokasi setelah pihak Desa melaporkan adanya kebutuhan air di wilayah kerjanya," terangnya. (why) Editor: Wahyu Hidayat   



Diberdayakan oleh Blogger.