header_ads

Linguaphone.id

Citayam Panen Raya

BERITA BOGOR - Sistem IPAT BO, teknologi ini bebasis organik. 

Desa Citayam berhasil panen raya dengan menggunakan sistem teknologi unggulan Intensifikasi Padi Aerob Terkendali Berbasis Organik (IPAT-BO). Keberhasilan ini diprakarsai oleh Kodim Depok dan Kodam Jaya berserta para petani di wilayah Desa Citayam, Kecamatan Tajurhalang, Kabupaten Bogor.

Staf ahli Pangdam Jaya Bidang Ketahanan Pangan, Kolonel Inf. Aris Nurcahyo mengatakan dirinya ditugaskan Panglima TNI untuk meningkatkan produktifitas tanaman padi. "Saya menggunakan sistem IPAT BO, teknologi ini bebasis organik. Teknologi ini dikembangkan mulai tahun 2007, yang sudah saya mulai sejak saya menjadi Dandim di Kabupaten Goa, Sulawesi Selatan," jelasnya. 

Menurutnya, selama ini masih menggunakan pupuk kimia, karena sawah-sawah selama ini sudah terbiasa dengan pupuk kimia. Namun penggunaan pupuk kimia mulai dikurangi dan untuk lama kelamaan bisa sama sekali tidak digunakan. Teknologi IPAT BO ini bisa menghemat benih, air dan waktu penyemaian yang hanya memerlukan 15 hari.  

Untuk meningkatkan produktifitas padi, lanjut Kolonel Inf Aris Nurcahyo, ada tiga hal yang harus diperhatikan yakni benih unggul, teknologi unggulan, dan petaninya disiplin. Termasuk program untuk percontohan IPAT BO, yakni dengan melakukan pelatihan kepada para petani. Petani bisa menggunakan IPAT BO ini, namun disiplin petani sangat dibutuhkan agar berhasil dengan baik. 

Dilokasi yang sama Camat Tajurhalang Nurhayati memaparkan, program ketahanan pangan sudah diluncurkan pemerintah pusat. Khusus untuk di wilayah tajurhalang ini diprakarsai Kodam Jaya dan Kodim Depok. Bukan tanpa tantangan, banyak hal yang menjadi kendala namun bisa dikendalikan. Dan hasil panen ini diperkirakan mencapai 10 ton per hektar. (red)



Diberdayakan oleh Blogger.