header_ads

Linguaphone.id

Dinas ESDM Genjot Pajak Air Bawah Tanah

Peningkatan Pajak Air Bawah Tanah
Dinas ESDM Kabupaten Bogor 

Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Bogor terus berupaya meningkatkan pendapatan pajak air bawah tanah (ABT), hal tersebut agar dapat mewujudkan Kabupaten Bogor termaju di Indonesia, yang salah satu pencirinya yaitu Pendapatan Asli Daerah (PAD) tertinggi di Indonesia. 

Kepala Bidang (Kabid) Air Tanah dan Mitigasi Bencana Geologi pada Dinas ESDM Kabupaten Bogor, Dede Armansyah menyampaikan pendapatan pajak ABT terus ditingkatkan guna mewujudkan Kabupaten Bogor termaju di Indonesia, sebagai salah satu pencirinya yaitu PAD tertinggi di Indonesia. "Pemerintah Kabupaten Bogor akan menggali potensi pajak ABT yang dapat dimaksimalkan terlebih beberapa perusahaan yang menggunakan ABT sudah mengajukan tambahan kapasitasnya," jelasnya. 

Menurutnya, kondisi yang terjadi di lapangan terdapat sejumlah perusahaan yang menggunakan ABT, diantaranya memegang ijin ABT akan tetapi belum terdaftar sebagai wajib pajak. Oleh karena itu, pihak ESDM Kabupaten Bogor  bekerjasama dengan Dispenda dan memaksimalkan seluruh  UPT pajak di wilayah akan segera merespon. 

Terhitung mulai bulan Oktober 2014 lalu, sejumlah perusahaan minuman yang sekarang sudah beroperasi akan menambah kapasitas produksinya dan sudah mengajukan ijin serta rencana produksi minuman jenis baru. "Seperti halnya Megamendung, Cisarua, Caringin dan beberapa wilayah sekitar, dalam kurun waktu 10 tahun terakhir semakin banyak perusahaan minumah yang berinvestasi disitu. Selain ABT, ada juga perusahaan yang memanfaatkan air yang bersumber dari mata air untuk dijual sebagai air curah," terangnya. 

Dirinya menambahkan, setiap pengambian air tanah harus memperoleh perijinan dulu, untuk mencegah adanya kecurangan, pada saat pengeboran dan pemasangan instalansi maka dari dinas ESDM ada yang menyaksikan dan meterannya juga ditera terlebih dahulu di balai metrologi dalam keadaan tersegel, dan ketika ijin sudah keluar akan rutin mengecek meteran setiap bulannya. (als) Editor: Alsabili



Diberdayakan oleh Blogger.