header_ads

Linguaphone.id

Tanah Longsor Kampung Cibitung Kabupaten Bogor

BERITA BOGOR - Pencarian Korban Longsor Pangalengan Ditambah Tujuh Hari Lagi. 

Masa waktu pencarian korban tanah longsor di Kampung Cibitung Desa Margamukti Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung ditambah selama 7 hari ke depan, terhitung mulai Selasa 12 Mei 2015.

Kepala Desa Margamukti Kecamatan Pangalengan Agus Suherman yang dihubungi via telepon selulernya menuturkan, penambahan waktu pencarian itu ditentukan setelah rapat evaluasi berbagai pihak. “Sudah dipastikan bahwa waktu pencarian diatambah 7 hari kedepan sesuai kesepakatan semua pihak dantaranya polisi, basarnas, BPBD, TNI dan masyarakat. Hingga hari Senin, total jumlah korban meninggal yang sudah ditemukan 6 orang, yang belum ditemukan 3 orang, " katanya.

Sebelumnya Kapolres Bandung AKBP Erwin Kurniawan mengatakan rencana penghentian pencarian hari Senin ini. Kepala Desa Margamukti Agus Suherman juga menambahkan, salah satu alasan kuat ditambahnya waktu pencarian adalah karena masih ada 3 korban lagi yang masih belum ditemukan.

“Masih ada 3 korban lagi yang belum ditemukan yaitu Dedeh, Asep Uju dan Ayi. Pencarian memang agak sulit karena luas dampak longoran mencapi 14 hektar. Kita sudah mengerahkan personil ditambah alat berat sebanyak 7 unit” katanya. 

 Pemerintah Kecamatan menjamin relokasi korban longsor. (gambar ilustrasi)
 .
Relokasi Warga Sudah Ditentukan 

Korban longsor Pangalengan akan segera direlokasi. Menurut Kepala Desa Margamukti Kec. Pangalengan Agus Suherman, tempat relokasi untuk keluarga korban longsor Cibitung Pangalengan itu sudah ditentukan yaitu di daerah Perkebunan Kertamanah sekitar 5 KM dari lokasi bencana. Saat ini para pengungsi selain ada yang masih tinggal di Balai Desa, ada juga yang sudah pindah ke rumah saudaranya, tetapi tetap mendapat layanan sehari-hari dari Pemerintah.

Pihaknya sudah sepakat dengan pihak Perkebunan, mereka sudah menyediakan tempat rumah bedeng di perkebunan Kertamanah dan Cibeureum, jaraknya kurang lebih 5 KM dari Cibitung. Namun, pihak perkebunan minta waktu beberapa hari untuk membenahi rumah yang akan dijadikan tempat relokasi. “Rumahnya sudah dipastikan, tetapi pihak perkebunan minta waktu beberapa hari untuk membenahi rumahnya, karena harus ada perbaikan kecil” ujarnya. (pun/red)
Diberdayakan oleh Blogger.