header_ads

Linguaphone.id

Pedagang Gelar Lapak Pinggir Kali

BERITA BOGOR - PKL Kali Baru ditenggarai salahsatu penyumbang sampah kali. 

Keberadaan pedagang kaki lima (PKL) yang kembali menggelar lapak dagangan di kawasan pinggir Kali Baru Jalan Raya Bogor bukan persoalan baru dalam penataan perkotaan dan ketertiban umum. 

Kepala Unit Polisi Pamong Praja Kecamatan Sukaraja, Suradi Supriyadi menjelaskan, pihaknya telah melakukan pengawasan sekaligus mengemban tugas mengawal patroli yang dilakukan oleh Satpol PP Kabupaten Bogor.

Mengenai keberadaan pedagang kaki lima (PKL) yang kembali bertebaran di sepanjang Kali Baru Jalan Raya Bogor Sukaraja, dirinya sudah melakukan kordinasi dengan Satpol PP Kabupaten Bogor. "Awal tahun ini kita sudah melakukan razia pembongkaran lapak - lapak PKL di sepanjang Jalan Raya Bogor, tapi sekarang satu persatu ada lagi yang nekat berjualan kembali sudah kita pantau dan akan segera kita laporkan kepada pihak Markas," katanya, Senin (11/5/2015). 

Terpisah, sejumlah Pedagang Kaki Lima (PKL) yang kerap berjualan di Bantaran Kali Baru Jalan Raya Bogor mempertanyakan sikap Satpol PP Kabupaten Bogor yang dinilai diskriminatif saat membongkar lapak-lapak yang ada di lajur tersebut. 

“Saya heran, kenapa ada yang dibongkar, ada yang tidak, itu alasannya apa, sementara sudah jelas-jelas, bangunan yang ada dipinggiran Kali Baru melanggar, harusnya jangan seperti itu, kalau memang bongkar, bongkar sekalian seluruhnya,” ujar salah seorang pedagang yang enggan menyebutkan identitasnya, dilokasi. (pakar/red)
Sampah bertebaran disepanjang Sungai Kali Baru depan Pasar Ciluer Bogor.


Diberdayakan oleh Blogger.