header_ads

Linguaphone.id

FKPK Tolak Bongkar TPS Pasar Kembang

BERITA BOGOR - Pedagang tolak rencana  pembongkaran Pasar Kembang. 

Kantor Walikota Bogor di Jalan Ir.H. Djuanda, Kota Bogor, kembali diseruduk ratusan para pedagang Pasar Kebon Kembang. Para pedagang yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pedagang Kecil (FKPK) Kota Bogor, menolak akan rencana pembongkaran Tempat Penampungan Sementara (TPS) di pasar tersebut. 

Para pendemo yang dikawal ketat oleh jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bogor, menginginkan adanya mediasi dari Walikota Bogor yakni Bima Arya mendengarkan aspirasi-aspirasi para pedagang Pasar Kebon Kembang itu. 

Dikemukanan salah satu anggota FKPK Kota Bogor Waldi Januar, dengan adanya Surat Peringatan (SP2) yang diedarkan Perusahaan Daerah Pasar Pakuan Jaya (PD PPJ) beberapa waktu lalu mengenai relokasi para pedagang dari TPS ke Pasar Kebon Kembang untuk dipercepat. 

“Surat itu memang sudah kami terima dengan maksud para pedagang TPS agar segera untuk memasuki Pasar Kebon Kembang Blok A, B1, dan B2, lantaran  TPS akan dibongkar. Namun kami merasa keberatan karena kios yang ada di Pasar Kebon Kembang sangat mahal,” ujar Waldi, Rabu (13/05/15). 

Untuk harganya sendiri, Waldi juga mengatakan, Kios Pasar Kebon Kembang Blok A, B1 dan B2 dianggap terlalu memaksa para pedagang kecil ini, lantaran tanah permeternya mulai dari Rp. 50juta hingga Rp.70jutaan. 

Permasalahan yang tak kunjung usai dikala menjelang Idul Fitri ini kerap dilakukan Pemkot Bogor guna mengembalikan fungsi lahan tersebut. Namun pada kenyataannya, ditiap pinggiran kota masih banyak pedagang yang mengambil lahan pejalan kaki seperti trotoar untuk dijadikan ladang usahanya. (erick) Editor: Erick Mulyadi


Diberdayakan oleh Blogger.