header_ads

Tes Calon POLRI Bebas Biaya

 BERITA BOGOR - Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS)

Selain memperpanjang hingga tanggal 2 Mei 2015, Polres juga jamin tidak ada pungutan biaya apapun untuk mendaftar menjadi anggota Polisi Republik Indonesia (POLRI) tahun anggaran 2015. Hal ini dikatakan Kabag Sumda Polres Bogor Komisaris Polisi Agustoni saat berdialog di Teman TV, Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kabupaten Bogor, Selasa (21/4/2015).

“Untuk pendaftaran Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS) telah tutup, namun untuk pendaftaran Akademi Polisi, Tamtama, dan Brigadir diperpanjang mulai 8 April hingga 2 Mei 2015. Syarat utama adalah tinggi badan, untuk brigadir perempuan membuat surat pernyataan belum pernah melahirkan, hal ini untuk menjawab isu test keperawanan yang berkembang sebelumnya. Untuk brigadier laki-laki belum pernah punya anak secara biologis ini menjadi persyaratan yang berbeda dengan tahun kemarin. Kemudian keterangan bebas narkoba dari rumah sakit pemerintah atau klinik yang berhubungan dengan pemeriksaan narkoba”, terang Agustoni.

Untuk proses seleksi, pertama adalah test kesehaatan dengan sistem gugur, jika tidak lolos langsung gugur. Berikutnya tes jasmani diantaranya dalam 12 menit harus dapat berlari enam keliling, bisa berenang dan yang lainnya. Selanjutnya test psikologi. Kami juga akan membina anggota Polisi yang masih baru untuk bisa menyesuaikan teori dengan praktek di lapangan. Polisi yang senior pun kita ikutkan dalam pelatihan ini agar dapat menyegarkan ngatannya kembali.

“Kemudian kami menjamin masuk polisi tidak bayar, dan terus kita sosialisasikan jangan sampai ada yang percaya pada oknum yang menyampaikan bisa memasukan jadi anggota POLRI dengan nominal tertentu. Tugas kami di level Polres yakni menghilangkan image di masyarakat kalau masuk Polisi harus bayar dengan nominal tinggi. Dalam kurun waktu lima tahun ini kita merubah sistem agar lebih baik lagi. Kita melibatkan segala pihak termasuk wartawan dan LSM untuk terus memantau mekanisme perekrutan ini”, papar Agustoni.

Permasalahnnya, lanjut Agustoni, sekarang masih ada oknum yang bisa memanfaatkan situasi ini. Tentunya kita terus menangkal hal-hal yang tidak diinginkan. Masyarakat bisa langsung melaporkan bila mengalami atau mengetahui adanya tindakan oknum-oknum tertentu yang meminta biaya untuk menjadi anggota Polisi. Jika tertangkap tentunya oknum tersebut akan kita proses sesuai dengan ketentuan hukum”, tambahnya. (ibp) Editor: Imam Bhakti Pratama




Diberdayakan oleh Blogger.