header_ads

Linguaphone.id

Penyesuaian Tarif Angkot Resmi Naik

Harga BBM Naik memicu diberlakukannya penyusaian tarif angkutan umum. 

Langkah antisipasi kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM)  Dinas LLAJ Kabupaten Bogor telah menyesuakan kenaikan tarif angkutan umum sebesar 2,5 persen dari tarif angkutan sebelumnya, Kenaikan tarif tersebut di keluarkan melalui surat edaran yang di tandatangani oleh Kepala Dinas LLAJ dan Ketua DPC Organda Kabupaten Bogor tertanggal 30 Maret 2015. 

Kepala Dinas LLAJ Soebiantoro, W menyatakan mengetahui ada puluhan sopir angkot 08 demo dan mogok menaikan penumpang di Jalan Raya Bogor, dengan alasan tidak ada penumpang yang naik angkot karena tarif angkot naik terlalu tinggi dan harga BBM yang naik 7 persen. 

"Namun, hal tersebut disikapi oleh Dinas LLAJ Kabupaten Bogor dengan menurunkan bus Dinas LLAJ dan truk  bantuan Dinas SatPol PP untuk mengangkut ribuan penumpang yang terlantar dijalan. Sesuai kesepakatan bersama antara Dinas LLAJ dan Organda Kabupaten Bogor semua tarif angkot naik 2,5 persen sejak Minggu, 29 Maret 2015," katanya, Rabu (1/4/2015).

Sementara Tarif Angkutan Umum sesuai edaran yang telah di keluarkan adalah untuk angkutan umum jarak pendek naik sebesar Rp 200 dari tarif sebelumnya, Rp 2000 menjadi Rp2200, jarak menengah naik sebesar 3 persen dengan harga sebelumnya.

Menurutnya, Dinas LLAJ  Kabupaten Bogor sudah melakukan koordinasi dengan Organda, kepolisian, dan Provinsi Jawa Barat untuk mengatur tarif angkot di Kabupaten Bogor. Akan tetapi untuk angkot di bawah pengawasan Dinas LLAJ  Kabupaten Bogor masih jadi tanggung jawab Kabupaten Bogor untuk menghindari gejolak kerusuhan.

"Dinas LLAJ  Kabupaten Bogor tetap menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagaimana perintah dari pemerintah pusat. Tetapi Dinas LLAJ tetap berharap kenaikan BBM tidak memberatkan masyarakat Kabupaten Bogor khususnya harga tarif angkotan kota di wilayah Kabupaten Bogor," tegasnya. (ice) Editor: Imam Bhakti


Diberdayakan oleh Blogger.