header_ads

Linguaphone.id

Jabar Antisipasi Kenaikan Harga BBM

BERITA BOGOR - Pemprov Jabar bersama masyarakat akan antisipasi kenaikan harga BBM.

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan mengharapkan kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dilakukan Pemerintah Pusat, tidak terlalu berpengaruh besar terhadap perekonomian masyarakat. “Kenaikan BBM tentu selalu ada pengaruhnya, tetapi kita bersama masyarakat bisa mengantisipasi,” ujarnya.

Menurutnya kenaikan dan penurunan BBM tidak berpengaruh lagi  terhadap tarif trasportasi dan kebutuhan pokok masyarakat  karena kondisi ini telah terjadi sebelumnya. “Dulu BBM dari Rp6500 ke Rp8500 per liter langsung harga naik, kemudian dari Rp8500 berubah lagi menjadi Rp6600 tidak ada penurunan kan. Giliran naik naik semuanya, giliran turun tidak ada yang turun,” ucapnya.

Gubernur Jawa Barat berharap dengan kondisi seperti itu situasi tidak terlalu riuh, jadi kenaikan itu menjadi hal yang biasa dalam setiap bulannya. “Kondisi seperti ini akan membentuk keseimbangan baru, sehingga jika ada kenaikan BBM harga-harga cepat stabil, sekarang harga cabe, tomat dan sayuran stabil serta beras pun stabil lagi,” katanya. (ibp/par) 



Diberdayakan oleh Blogger.