header_ads

Linguaphone.id

Jabar Akan Kurangi Jumlah Pengangguran

Rencana pembangunan tahun 2016 sudah melalui tahapan Musrenbang. 

Berkenaan dengan rencana program pembangunan di sektor ketenagakerjaan, rencana prioritas masih terfokus pada Pengurangan pengangguran. Hal demikian, diungkapkan Kadis Nakertrans Jabar, Hening Widiatmoko dalam keterangannya, Rabu (1/4/2015).

Pengurangan pengangguran, jelas Hening menjadi masih menjadi program prioritas. Hal tersebut, dimaksudkan  untuk mengantisipasi tingginya masyarakat miskin, karena dengan tidak adanya pekerjaan masyarakat, maka masyarakat tersebut tidak mempunyai penghasilan sehingga berdampak pada kemiskinan.

Menurutnya, kondisi pengangguran di Jabar sekarang dalam hitungan prosentase sebesar 8,45 persen. Dibandingkan dengan tahun 2013, angka tersebut mengalami penurunan karena kurun waktu tersebut,jumlah pengangguran mencapai 9 persen lebih.

Tahun depan,  diharapkan jumlah pengangguran kembali turun,  tetapi penurunan pengangguran tergantung situasi makro ekonomi. Padat karya masih menjadi solusi dalam mengurangi pengangguran. Peluang sangat besar, terutama di daerah pedesaan karena pekerjaan tersebut dilaksanakan  secara massal, dan dapat diakses oleh masyarakat dari berbagai kalangan termasuk masyarakat  dengan latar pendidikan rendah.

Peluang perluasan lapangam kerja di tahun depan, sambung Hening di dunia industri masih ada khususnya untuk industri yang bergerak dalam mengelola  garment dan alas kaki. Industri di Jabar, di sisi lain masih bisa berkembang di daerah lain yaitu : Majalengka, Subang dan Cianjur serta Garut. Dengan dibukanya daerah tersebut menjadi daerah industri, dapat membuka lapangan kerja baru. Untuk lapangan kerja keluar negeri,ujar Hening peluang besar terbuka di Negara-Negara  Asia Pasifik antara lain. : Malaysia, Korea dan Taiwan. (ad/sn) Editor: Adrian

Diberdayakan oleh Blogger.