header_ads

Gubernur Jabar Jamin Ekonomi Mandiri

BERITA BOGOR - Bangun Kemandirian Ekonomi, Tingkatkan Jumlah Wirausaha. 

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menekankan 3 hal penting yang harus dilakukan dalam rangka membangun kemandirian ekomomi bangsa. Ketiga hal atau isu tersebut, yaitu peningkatan jumlah wirausahawan, usaha pengolahan industri hulu (pengolahan bahan baku) sampai hilir (pengolahan barang jadi) dilakukan oleh bangsa sendiri, serta pendekatan ekonomi kerakyatan.

Hal ini diungkapkan Gubernur Jawa Barat saat menjadi pembicara dalam acara diskusi yang diselenggarakan oleh Forum Diskusi Wartawan Ekonomi Bandung (Fordisweb) di Balai Pelatihan Ketransmigrasian & Kewirausahaan Disnakertrans Jabar, Jl. Soekarno-Hatta No. 532, Kota Bandung, Senin (20/4/2015). 

Menurutnya, Jawa Barat merupakan provinsi dengan pengolahan industri manufacturing (pengolahan) terbesar di Indonesia. Namun, Aher pun menyayangkan karena bahan baku industrinya yang hampir seluruhnya masih dilakukan secara impor.

Untuk itu, Aher pun mengajak kepada berbagai pihak terutama para pengusaha untuk menghadirkan komitmen dan kebijakan pengolahanmanufacturing berbagai sumber daya alam, baik pertanian ataupun mining (pertambangan) mulai dari hulu hingga hilirnya di dalam negeri. Karena menurutnya, hal tersebut akan meningkatkan daya jual serta nilai yang lebih tinggi.

Gubernur mencontohkan bangsa Korea yang berhasil menghadirkan komitmen kebangsaannya, dengan cara menghadirkan kebijakan pengolahan industri mulai dari hulu, menengah, hingga hilir dilakukan di dalam negeri. Dan hal ini menghadirkan kebutuhan tenaga dan jam kerja yang luas di Korea.

Sementara itu, Ketua Fordisweb Dadi Haryadi mengatakan, melalui forum ini diharapkan akan semakin meningkatkan jumlah para pengusaha. Ia pun mengungkapkan keinginannya agar para jurnalis berperan aktif dalam mengembangkan dunia usaha dengan menjadi seorang wirausahawan.

Pada kesempatan ini, Gubernur menyempatkan diri untuk melihat berbagai fasilitas pelatihan di balai tersebut. Di balai ada unit percontohan Jamur Tiram, unit percontohan budidaya itik dan unggas, fasilitas pelatihan untuk industri wisata dan perhotelan, serta lokasi tanah dan alat untuk mengembangkan berbagai jenis tanaman perkebunan dan pertanian lainnya.

Turut hadir pada forum ini Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Jawa Barat, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Barat, Kepala Balai Pelatihan Ketransmigrasian & Kewirausahaan Disnakertrans Jawa Barat, serta para peserta diskusi yang sebagian besar merupakan wartawan dari berbagai media cetak, radio, televisi, dan media online di Kota Bandung. (red)

 
Diberdayakan oleh Blogger.