header_ads

Linguaphone.id

BLH Canangkan Sekolah Adiwiyata

BERITA BOGOR - BLH Canangkan Adiwiyata di Sekolah-Sekolah Kabupaten Bogor. 

Upaya Untuk memberikan pengenalan sejak dini terhadap Lingkungan hidup bagi para Siswa-siswi di Kabupaten Bogor, terus dilakukan dengan berbagai terobosan gerakan tentang lingkungan hidup, salah satunya adalah program unggulan Kementrian Lingkungan Hidup Republik Indonesia/yakni Program Adiwiyata. Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor, terus menggaungkan program Adiwiyata tingkat kabupaten/Kota, yang bertujuan untuk menjadikan sekolah yang berbudaya lingkungan, dimana nilai-nilai edukasi lingkungan bisa di sebar luaskan melalui lingkungan Pendidikan.

Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor kembali melakukan verifikasi Sekolah Adiwiyata tingkat Kabupaten/kota yang sebelumnya telah dilaksanakan pada 30 Maret hingga 2 April 2015 lalu. Pada hari Pertama. Tim Verifikasi Sekolah Adiwiyata Tingkat Kabupaten/Kota melakukan Verifikasi ke 3 Sekolah yakni Sekolah negeri Nambo 1 dan 4 yang berada di Desa Nambo Kecamatan Klapanunggal Kabupaten Bogor dan SMP Negeri 1 Klapanunggal Kecamatan Klapanunggal Kabupaten Bogor/Rabu Kemarin (15/04).

Dalam melaksanakan dan mensukseskan Program Adiwiyata tidaklah Mudah, yang dibutuhkan dalam melaksanakan Program Sekolah adiwiyata ialah Komitmen dan Kebersamaan pihak guru dan juga masyarakat sekolah.hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Pengembangan lingkungan, Rusiana saat melakukan kunjungan ke Sekolah SD negeri Nambo 1, “ Kegiatan Adiwiyata bukanlah lomba yang setiap tahun ada proses penilaiannya yang bukan menjadi Juara, Tapi lebih kepada apakah sekolah tersebut memiliki Komitmen untuk menjadi sekolah Adiwiyata Tingkat Kabupaten, dan dalam melaksanakan Prosesnya itu tidaklah gampang tapi Harus ada Kebersamaan dan Komitmen yang melibatkan murid dan guru dan tentu saja Lingkungan Sekolah”.

Sejalan dengan apa yang diungkapkan oleh Rusiana, Perwakilan Pihak SDN Nambo 1 menyatakan kesiapannya dan komitmennya Terhadap Sekolah Adiwiyata ini, “Kami dari SDN Nambo 1 menyatakan komitmen kami untuk menjadi Sekolah Adiwiyata dan kami mengucapkan terima kasih atas kunjungannya dari BLH, Kami bertekad ingin menjadi sekolah yang berbasi lingkungan dan siap menjadi sekolah Adiwiyata, ujar Euis salah satu Guru di SDN Nambo 1.

Hal Senada Juga disampaikan Olih Sodikulhikmah selaku kepala sekolah SMP negeri 1 Klapanunggal menyatakan komitmennya untuk menjadi sekolah yang berbudaya lingkungan, “insyallah kami berkomitmen, kami bersama-sama mempunyai keinginan mudah-mudahan dengan komitmen kita, kita bias mewujudkan apa yang kita inginkan. Mewujudkan keinginan sekolah menjadi sekolah Adiwiyata pastilah memiliki kendala yang cukup berat yaitu sarana dan prasarana serta menyadarkan anak-anak perilaku berbudaya lingkungan. “ Kendala satu diantaranya yakni, sarana dan prasana, kemudian kita perlu lebih menyadarkan anak-anak, lingkungan sekitar kita bahwa kita perlu berprilaku ramah lingkungan”.

Tim Verifikasi Adiwiyata terdiri dari Perwakilan Dinas Pendidikan, Dinas Kebersihan dan Pertamanan, Dinas Pertanian dan kehutanan, Komunitas Peduli Lingkungan, dan Perwakilan dari Sekolah SMP Negeri 1 Ciomas yang merupakan Sekolah Adiwiyata tingkat Nasional. Komponen-komponen Verifikasi Adiwiyata meliputi Kebijakan berwawasan lingkungan, pelaksanaan kurikulum berbasi lingkungan, kegiatan lingkungan berbasis partisipatif, dan pengelolaan sarana pendukung ramah lingkungan.

Kompetisi Adiwiyata yang dilaksanakan di sekolah-sekolah bukanlah semata-mata untuk mencapai kemenangan dan menaikkan nama sekolah, namun lebih kepada upaya bagaimana menjadikan sekolah itu sehat, bersih dan hijau. (red)


Diberdayakan oleh Blogger.