header_ads

Masyarakat Nilai Bima Arya Tidak Konsisten

BERITA BOGOR - Lambannya pembangunan dan kebijakan pro rakyat, Bima dicerca. 

Genap satu tahun pasangan Bima Arya Sugiarto dan Usmar Hariman menjabat sebagai Walikota dan Wakil Walikota Bogor belum banyak dirasakan masyarakat Kota Bogor. 

Berbagai pendapat pun terus menuai cercaan kalangan masyarakat, mahasiswa, budayawan dan lainnya. Selama satu tahun memimpin Kota Bogor, belum sedikit ada perubahan yang dirasakan masyarakat Kota Bogor. 

"Saya menilai Bima-Usmar belum mampu menuntaskan kemacetan, hal ini bisa di garis bawahi bahwa belum adanya perubahan di Kota Bogor," ujar Rahmawati salah satu mahasiswi disalah satu universitas di Kota Bogor. 

Hal senada juga dilontarkan oleh salah satu supir angkutan umum jurusan Bubulak-Sukasari, Nasrul. Ia mengatakan genap satu tahun ini Bima-Usmar menjabat belum banyak dirasakannya. Terlebih masalah perekonomian yang kian hari semakin sulit. 

Sementara, menurut Budayawan Bogor, Eman Sulaeman, menjelaskan, kemajuan Kota Bogor memang belum terasa. Namun dirinya yakin bahwasanya Kota Bogor akan lebih baik lagi secara bertahap

"Dulu para seupuh pernah mengatakan dengan istilah 'Budak Buncireng Cicingna Dinai Birit Luang' atau (Kita bakal dirajai oleh anak baru kemarin) dan sekarang terbukti kenyataannya. Saya menilai, cageur (sehat), bageur (baik), singger (menegrti), pinter (pintar) dan moher (mengutamakan kepentingan masyarakat) ada didalam dirinya. Namun, bageur sama moher saja yang belum terlihat," pungkasnya. (erick)


Diberdayakan oleh Blogger.