header_ads

Stok Beras Aman

BERITA BOGOR - Musim panen tahun ini terjadi akhir Maret atau awal April membuat proses penyerapan beras tertunda.
Terjadinya pendundaan masa panen, yang sedianya awal Maret 2015, menjadi sekitar akhir Maret atau awal April 2015 terjadi di daerah produsen beras, termasuk sentra produksi beras Jabar, yaitu wilayah Pantai Utara (Pantura), semisal Cirebon.
Kepala Perum Bulog Divisi Regional (Divre) Jabar, Alip Apandi mengatakan  musim panen di Jabar menjadi mundur sebagai efek tingginya curah hujan yang membuat tidak sedikit areal persawahan tergenang. "Mundurnya masa panen itu tetap berpengaruh pada tingkat penyerapan, karena masyarakat memanen sementara untuk keperluan diri dulu," ujarnya.
Kendati demikian berpengaruh pada serapan, Alip menegaskan, stok dan ketersediaan beras di Jabar tergolong aman hingga 3 bulan mendatang. Disebutkan, ketersediaan beras di Jabar, ucapnya, mencapai 98 ribu ton. Untuk Bandung alokasinya masih, sebanyak 15 ribu ton.
Guna memenuhi kebutuhan, Alip menegaskan, pihaknya siap menggeser stok beras dari gudang-gudang di Pantai Utara (Pantura), seperti Cirebon, Indramayu, Karawang, Subang, ke daerah-daerah yang panennya tidak banyak, seperti Bandung Raya, Cianjur, dan Ciamis."Tahun ini, proyeksi penyerapan mencapai 400 ribu ton," tuturnya. (Rilis)

Diberdayakan oleh Blogger.