header_ads

Target Strata Mandiri Posyandu 30 Persen

BERITA BOGOR - BPMPD Kabupaten Bogor menargetkan Strata Mandiri Posyandu hingga mencapai 30 persen pada tahun 2015. 

Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Bogor bertekad untuk mencapai target strata mandiri posyandu hingga 30 persen dari total posyandu yang ada di Bumi Tegar Beriman. 

Hal ini diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Kelembagaan Masyarakat (PKM) pada BPMPD Kabupaten Bogor,Tika Siti Jatmika, saat membeberkan data tahun 2014 terdapat sekitar 12 persen dari total 4.758 posyandu melalui optimalisasi kerjasama dengan semua stakeholder dan penyumbang CSR (Corporate Social Responsibility-red.). 

Setiap posyandu, lanjutnya, yang sudah mandiri wajib memiliki kader antara 7 hingga 8 orang, memiliki dana sehat yang dikelola dengan baik dari CSR maupun partisipasi masyarakat, serta memiliki cakupan kegiatan pemenuhan kesehatan dasar ibu dan anak, ibu hamil, Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR), Bina Keluarga Lansia (BKL), Unit Peningkatan Peran Keluarga (UP2K), mengembangkan usaha ekonomi produktif keluarga, membina kelompok tani, serta menunjang 10 program pokok PKK.

Guna mengevaluasi kegiatan posyandu, BPMPD Kabupaten Bogor menggelar Lomba Kader dan Posyandu setiap tahunnya. Para pemenang akan dibawa untuk mewakili Kabupaten Bogor ke tingkat Provinsi Jawa Barat. Pihaknya melakukan penilaian berupa wawancara untuk kader yang dilaksanakan selama 2 hari. Tepatnya, Rabu (25/2) hingga Kamis (26/2) lalu, yang diikuti oleh 40 kecamatan. 

Tim penilai, lanjutnya, meliputi unsur BPMPD, Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB), Tim Penggerak PKK, Dinas Pendidikan (Disdik), hingga Kementerian Agama (Kemenag). Sedangkan untuk lomba posyandu sendiri, BPMPD mengadakan monitoring dan evaluasi (monev) langsung ke 41 posyandu binaan kecamatan dan kabupaten.

Terpisah, Neneng Susanti, Ketua Pendamping Kader Posyandu (PKP) Kabupaten Bogor menjelaskan, hingga kini, perkembangan ribuan posyandu di Kabupaten Bogor menunjukkan tren yang positif. Bantuan hibah revit sebesar Rp1.750.000 per posyandu setiap tahun sangat membantu untuk kelengkapan posyandu, operasional, pemberian makanan tambahan serta peningkatan kapasitas kader. (Pakar)


Diberdayakan oleh Blogger.