header_ads

Linguaphone.id

Bogor Street Fest Cap Go Meh 2015


BERITA BOGOR - Cap Go Meh diawali upacara keagamaan menghormati Tuhan Yang Maha Esa, Para Dewa dan Leluhur. 

Arak-arakan puluhan Barongsai, Tandu, Komunitas dan sejumlah Instansi serta puluhan atraksi seni budaya nusantara di lingkaran area Jalan Raya Surya Kencana dan Jalan Raya Padjajaran yang bertabur ornamen khas Cap Gomeh menyita ratusan ribu pasang mata yang datang dari berbagai daerah Jabodetabek, Jawa Barat dan sekitarnya, Kamis (5/3/2015). 

Peringatan Cap Go Meh Bogor Street Fest 2015 di Kota Bogor ini bukan hanya sebagai  pesta rakyat yang ikon baru untuk meningkatkan kunjungan wisatawan lokal dan mancanegara di Kota Bogor, melainkan sebagai bukti  betapa kuatnya akar persahabatan masyarakat Bogor yang majemuk, menerima dan menghargai perbedaan Suku, Agama, Ras. 

Hal menarik dalam pesta rakyat tahun ini adalah Presiden RI Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Widodo turut hadir ditengah - tengah lautan massa dan puluhan parade kirab budaya nasional petang itu. Presiden didampingi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, dan Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman terlihat antusias melepas parade yang mengangkat tema pesta rakyat "Bogor Street Festival Cap Go Meh 2015.


"Pesta rakyat ini dimeriahkan pula oleh barisan pembawa bendera merah putih, prosesi tandu Eyang Raden Suryakencana, prosesi tandu Dewa Hok Tek Tjeng Sin, prosesi tandu Dewi Kuan Yin, prosesi tandu Dewa Kwan Kong, serta prosesi barisan pengawal berupa Kie Lin, barongsai dan paguyuban. Disamping itu, terdapat pula prosesi kebudayaan lokal seperti sisingaan, tanjidor, gambar kromong maupun budaya hasil akulturasi," kata Jimmy Carter selaku Ketua Panitia Street Fest, saat dihubungi malam. 

Panitia telah berupaya keras siang dan malam, lanjut Jimmy, bahkan tidak sedikit aparat keamanan dan 50 petugas kebersihan dari Dinas Kebersihan Kota Bogor ikut terlibat langsung. "Saya atas nama segenap panitia mengucapkan banyak terima kasih kepada semua yang terlibat dalam kegiatan ini tanpa terkecuali, termasuk kepada pers dan masyarakat yang berdatangan dari Jabodetabek, Jawa Barat dan sekitarnya yang turut menyemarakan pesta rakyat Bogor," tutup Jimmy Carter. 

Pantauan Berita Bogor, sepanjang jalur parade terlihat dipadati oleh massa yang jumlahnya melebihi seratus orang membaur, sehingga tidak heran apabila  ada kejadian tak terduga. Seperti, aksi copet, anak hilang, kemacetan arus lalu lintas dan bertebaran sampah. Sejumlah aparat TNI, Kepolisian, Satpol PP, DLLAJ dan Ormas Kota Bogor yang telah disiagakan juga mampu meminimalisir keadaan untuk suksesnya acara yang berlangsung hingga pukul 22.00 Wib itu.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Kota Bogor Sahahlan Rasyidi, yang semula memprediksi massa yang akan hadir hanya 10 Ribu orang, ternyata meleset dari dugaannya. "Festival Cap Go Meh tahun ini memang berbeda dari tahun sebelumnya, selain kali pertamanya Presiden Republik Indonesia menghadiri acara ini, juga saya dengar dari wartawan lokal bahwa jumlah massa mencapai sekitar seratus ribu lebih. Ini bukti bahwa kegiatan ini menjadi daya tarik wisata," katanya. (dani) Editor: Alsabili



Diberdayakan oleh Blogger.