header_ads

Linguaphone.id

Penanganan Tambang Rumpin Berlanjut

BERITA BOGOR - Leading sector terancam dipidanakan, Walhi Jawa Barat gencar melakukan investigasi tambang rumpin. 

Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Jawa Barat tiada pernah menyerah melakukan investigasi keberadaan tambang Rumpin di wilayah Kabupaten Bogor. Hal ini dilakukan setelah Pemerintah Propinsi Jawa Barat (Pemrop Jabar), Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar, dan Kepolisian Daerah (Polda) Jabar.

Ketua Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Propinsi Jawa Barat, Dandan Ramdan mengungkapkan bahwa pihaknya akan terus melakukan investigasi kerusakan lingkungan yang terjadi, Kamis (6/11/2014) silam, sekaligus menginvestigasi legalitas perusahaan yang beroperasi di kawasan Rumpin Kabupaten Bogor.

“Setelah ada peraturan bersama antara Pemprop, Kejati dan Polda, kita seperti digiring untuk juga turun ke sana. Keluarnya peraturan bersama itu mengindikasikan ada suatu yang serius di sana. Mungkin kerusakan yang disebabkan oleh para penambang itu,” kata Dandan Ramdan, Jum'at (13/3/2015).

Bahkan, lanjut Dadan Ramdan, sudah ada Peraturan Bersama Gubernur Jabar, Kapolda Jabar, dan Kejati Jabar Nomor 1/2014, Nomor 9/2014 dan Nomor Kep.41/02/Euh.1/08/2014 tentang Penegakan Hukum Lingkungan Terpadu di Jawa Barat. Olehkarena itu, investigas dilakukan terkait kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh eksploitasi oleh perusahaan tambang atau penambang liar maupun tentang legalitas perusahaan tambang besar, yang menurut pemberitaan salah satu media lokal Bogor, tidak lengkap, bahkan 11 perusahaan tidak memiliki izin sama sekali.

Saat ini Walhi Jawa Barat mulai melakukan penelusuran data-data sekunder sebagai bahan untuk melakukan investigasi. Secara keseluruhan pihaknya akan menyoroti dua hal. Pertama terkait kerusakan lingkungan yang terjadi, dan kedua soal izin perusahaan legalitas 11 perusahaan tambang besar itu. (als) Editor: Alsabili foto ilustrasi


Diberdayakan oleh Blogger.