header_ads

SPT PPH Sistem Online

BERITA BOGOR - Pajak masih menjadi tulang punggung pendapatan, tercatat sekitar 75 persen APBD berasal dari pajak. 

Hal ini disampaikan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan saat bersama - sama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Jawa Barat menghimbau kepada segenap masyarakat, khususnya wajib pajak (WP) untuk melaporkan pajak, di Gedung Keuangan Negara, Jalan Raya Asia Afrika, Senin (2/3/2015) pagi. 

Gubernur Jawa Barat didampingi Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, Sekretaris Daerah Wawan Ridwan; Kapengti Jabar, Marni Emmy Mustafa; Kajati Jabar, Feri Wibisono dan perwakilan FKPD lainnya serta bupati/walikota se-Jabar memberikan contoh dengan memberikan laporan SPT PPH secara online atau e-Filling.

Anjuran pelaporan pajak ini terus disuarakan oleh pemerintah khususnya oleh Dirjen Pajak. Karena dari sekitar 2 juta Wajib Pajak (WP) di Jawa Barat hampir setengahnya belum melaporkan pajak agar dapat terus ditingkatkan bahkan akan ada penindakan bagi mereka yang tidak melaporkan pajak.

Menurut Kepala Kanwil Dirjen Pajak (DJP) Jabar II, Angin Prayitno Aji disebabkan oleh beberapa faktor. Diantaranya banyak WP OP yang tidak melaporkan karena merasa sudah dipotong oleh perusahaannya, atau pemilik NPWP yang belum mempunyai penghasilan. Jawa Barat ditargetkan mengalami peningkatan target pendapatan pajak. Untuk Kanwil DJP Jabar I ditargetkan sebesar 26 triliun dan DJP Jabar II sebesar 45.9 triliun.

Untuk meningkatkan jumlah WP yang melapor, tambahnya, Dirjen Pajak telah melakukan beberapa terobosan yang meringankan WP. Salah satunya adalah melalui e-Filling. E-Filling adalah salah satu cara penyampaian SPT tahunan menggunakan sarana internet, selain melalui Drop Box atau dengan mendatangi  KPP secara langsung. (Rilis)



Diberdayakan oleh Blogger.