header_ads

Linguaphone.id

KPPI Untuk Wadah Pemberdayaan Perempuan

KPPI Harus Menjadi Wadah Pemberdayaan Perempuan di Berbagai Partai Politik 

Bupati Bogor, Hj. Nurhayanti berpesan kepada para pengurus Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Kabupaten Bogor masa Jabatan tahun 2015-2019, harus menjadi wadah pemberdayaan perempuan dari berbagai partai politik yang ada di Kabupaten Bogor karena dua aspek penting dalam berpolitik yaitu kebersamaan parati-partai politik dan kesadaran gender untuk menempatkan perempuan dalam peran publik tanpa diskriminasi, khususnya di bidang politik.

“KPPI harus bisa membangun sistem pendidikan politik yang mengedepankan aktualisasi peran perempuan, karena politik tidak hanya diciptakan bagi kaum pria, akan tetapi juga bagi semua orang, sehingga ketika ada perempuan yang mengerti politik dan dapat diandalkan untuk berpatisipasi aktif dalam pembangunan daerah,” katanya saat memberikan arahan pada pelantikan pengurus KPPI yang bertempat di Aula Pendopo Bupati Bogor, pada Kamis, (26/3/2015).

Bupati Bogor meminta para pengurus KPPI yang baru dapat mensosialisasikan Uu 11 thn 2012 tentang sistem peradilan pidana anak, dimana nanti sistem Peradilan anak lebih didorong melalu sistem Diversi, karena hampir 2,1 Juta Penduduk Kabupaten Bogor adalah anak-anak usia 0 - 18 Tahun dan ini menjadi perhatian serius Pemkab Bogor agar semua anak di Kabupaten Bogor dapat mendapatkan haknya termasuk dalam kacamata hukum.

Sementara, Ketua KKPI Kabupaten Bogor,Encum Sumiartini mengatakan bahwa akan melanjutkan program yang sudah berjalan saat ini bahkan akan meningkatkan nya terutama ke ikut sertakan perempuan di ranah politik,karena saat ini keterlibatannya masih saat rendah,dengan begitu kedepan KKPI Kabupaten akan memberikan sosialisasi tentang penting nya keikutsertakan perempuan di dunia politik.

Adapun pengurus yang dilantik sebanyak 25 orang yang di lantik secara langsung oleh ketua KPPI Jawa Barat R. Era Giri Kumala. Pelantikan ini pun turut dihadiri Wakil Katua DPRD Kabupaten Bogor, Hj. Ade Munawaroh, Ketua TP PKK Kabupaten Bogor, Elly Halimah Rachmat Yasin dan beberapa pengurs organisasi lainnya. (andi) Editor: Imam Bhakti



Diberdayakan oleh Blogger.