header_ads

Kecelakaan Maut Puncak Bogor

BERITA BOGOR - Dua truk, sebuah pick up dan sebuah mobil pribadi terlibat kecelakaan beruntun di Jalur Tengkorak, Puncak Bogor. 

Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan Raya Puncak, simpang Citeko Kecamatan Cisarua yang melibatkan dua buah truk besar, sebuah pick up berwarna hitam dan minbus berwarna putih membuat jalur wisata ini mengalami kemacetan arus lalu lintas cukup panjang mulai dari Warung Kaleng hingga simpang Jalan Hankam. 

Informasi yang diperoleh sementara dari seorang saksi mata, Ahmad Jaelani (24) pedagang yang mangkal disimpang citeko menuturkan, kejadian bermula sebuah mobil pick up warna hitam dari arah Jalan Citeko hendak menyeberangi Jalan Raya Puncak Bogor, secara tiba - tiba sebuah truk bermuatan beton datang dari arah selatan berkecepatan cukup tinggi berusaha menghindari mobil yang ada didepannya. 

"Truk itu langsung banting setir ke kanan menghindari mobil pick up sehingga tak terkendali dan oleng. Saat hampir bersamaan melintas sebuah truk fuso bermuatan material dari arah utara maka benturan pun tak terhindari. Kemudian sopir truk yang oleng itu berusaha menghentikan kendaraan dengan cara menabrak dinding ruko warnet," tuturnya kepada Berita Bogor, Rabu (11/5/2015) sekira pukul 21.15 Wib.

Kejadian sekitar pukul 21.00 Wib itu membuat warga yang ada disekitar lokasi sempat histeris. Pasalnya, sebelum truk tersebut membentur dinding ruko warnet yang terletak di Graha Merah Citeko sempat menabrak orang yang belum diketahui identitasnya dan menghantam sebuah sepeda motor yang tengah parkir didepan ruko. Setelah menabrak dinding terlihat percikan api dan kepulan asap lalu terbakar, sedangkan sopir truk berhasil menyelamatkan diri. "Saat truk fuso itu oleng sempat menabrak mobil minibus putih dan sebuah sepeda motor yang melintas, mobil dan sepeda motor itu juga ikut ringsek," lanjutnya.

Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Bramastyo Priyaji, menerangkan untuk sementara penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan dan penyidikan, dan Polres Bogor kerjasama Jasamarga melakukan evakuasi kendaraan yang rusak berat akibat kecelakaan kemudian melakukan olah TKP dan meminta keterangan dari korban maupun saksi. "Identitas pengemudi truk yang menabrakan kendaraannnya ke tembok ruko masih dalam penyelidikan, 2 meninggal dunia dan 7 orang luka luka. Seorang pengendara meninggal dan seorang lagi belum diketahui identitasnya, sedangkan korban luka - luka segera dilarikan ke Rumah Sakit Paru Cisarua Bogor" terangnya dilokasi, Kamis (12/3/2015) sekira pukul 00.30 Wib.

Dirinya menambahkan, Polres Bogor bekerja sama dengan Jasa Marga untuk mengevakuasi seluruh kendaraan yang rusak untuk dibawa menggunak derek dan crain menuju Pospol Ciawi Gadog sebagai tempat penyimpanan sementara barang bukti. "Untuk upaya menormalkan arus lalu lintas kita kerahkan puluhan petugas yang ditempatkan mulai dari Riung Gunung sampai Simpang Gadog, dan pukul 10.00 dinihari kita baru bisa membuka akses bagi pengendara yang mengantri sekitar 3 jam lamanya menunggu proses evakuasi rampung," tambahnya.

Dilokasi kejadian, Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, Budi Aksomo, menjelaskan pihaknya masih mengumpulkan informasi mengenai data korban dari rumah sakit. "Kami mengerahkan 4 unit armada pemadam kebakaran untuk memadamkan api yang menghanguskan sebuah truk dan bagian depan sebuah ruko" paparnya.

Pantauan Berita Bogor, dilokasi kejadian nampak aparat Polantas sibuk mengatur kerumunan masyarakat yang ingin melihat dari dekat kejadian tersebut dan berupaya menormalkan kembali kelancaran arus lalu lintas yang sempat terjadi antrian panjang. Informasi yang dihimpun menyebutkan korban meninggal adalah Fanny (36) pengemudi minibus dan Endang (42) pemulung, sedangkan korban luka - luka adalah Wili (36), Febi (29), Lay Susan (32), dan Uam Saefulah, Yayan Sobur, Dedi Supriatna, Ahmad Subandi (19) asal Cianjur. (cj) Editor: Sunyoto


Diberdayakan oleh Blogger.