header_ads

Era Digital Untuk Budaya Lokal

BERITA BOGOR - Era digital saat ini tidak bisa lagi ditolak karena menjadi keniscayaan, tetapi tidak lantas bebas. 

Wakil Gebernur Jabar Deddy Mizwar menegaskan bahwa era digital tak bisa lagi ditolak. Namun demikian menurut Deddy, kekuatan budaya lokal tetap harus dipertahankan. 

Digitalisasi justru harus menjadi alat penguat budaya lokal, bukan malah menghancrukannya. Hal itu diungkapkan Wagub dalam sambutan pembukaan Dialog Cerdas Berbudaya dalam rangka Peringatan ke-60 KAA di Hotel Homan Bandung, Senin (9/3/2015).

“Era digital saat ini tentu saja tidak bisa lagi kita tolak karena itu sudah merupakan keniscayaan, tetapi tidak lantas bebas mengahancurkan kearifan budaya lokal kita. Digitalisasi sebaliknya harus menjadi media penguat budaya lokal itu” ujar Wagub.

Wagub juga mengapresiasi dialog budaya yang digelar atas inisasi Bengkel Studi Budaya Sunda itu, untuk kembali merevitalisasi nilai-nilai budaya Asia Afrika. “Perbedaan suku bangsa dan budaya tidak lantas menjadi perpecahan dan saling mendominasi. Saya mengapresiasi acara seperti ini, karena dengan dialog ini justru kita menjadi saling menguatkan budaya satu dan yang linnya, dan salin menghormati perbedaan” tegasnya. (pun) Editor: Alsabili

Diberdayakan oleh Blogger.